kawankitanews.web.id — Nurcholish Madjid Society (NCMS) akan memperingati haul ke-21 Nurcholish Madjid atau yang akrab disapa Cak Nur melalui acara orasi budaya. Kegiatan tersebut mengangkat isu kepemimpinan nasional sebagai salah satu pembahasan utama.
Haul ke-21 Cak Nur akan berlangsung pada Sabtu, 29 Agustus 2026, pukul 09.00 hingga 12.30 WIB di JS Luwansa Hotel, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta.
Panitia mengangkat tema “Meluruskan Kepemimpinan Nasional” dalam kegiatan tersebut. Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Islam Indonesia, Prof. Dr. Muhammad Machfud MD, dijadwalkan menyampaikan orasi budaya.
Kegiatan ini menjadi salah satu momentum untuk mengenang pemikiran dan keteladanan Cak Nur sekaligus membahas persoalan kepemimpinan nasional dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara.
Omi Komaria Madjid Buka Acara
Ketua Dewan Pembina Nurcholish Madjid Society, Omi Komaria Madjid, akan membuka langsung rangkaian acara haul tersebut.
Selain orasi budaya, panitia juga menghadirkan penyair sekaligus Caknurian, Achmad Gaus AF, yang akan membawakan monolog.
Kehadiran sejumlah tokoh dan penggiat pemikiran Cak Nur diharapkan dapat memperkaya diskusi mengenai kepemimpinan nasional. Panitia membuka kesempatan kepada masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan tersebut secara langsung.
Namun, karena kapasitas tempat terbatas, peserta yang ingin hadir secara langsung perlu melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada panitia.
Haul Cak Nur Terbuka untuk Masyarakat
Nurcholish Madjid Society juga membuka akses bagi masyarakat yang tidak dapat hadir langsung di lokasi. Panitia menyiapkan siaran langsung melalui kanal YouTube Cak Nur Society sehingga masyarakat dapat mengikuti rangkaian acara dari berbagai tempat.
Peringatan haul ke-21 ini tidak hanya menjadi agenda mengenang wafatnya Cak Nur, tetapi juga menjadi ruang untuk menghidupkan kembali gagasan-gagasannya mengenai kehidupan bangsa, demokrasi, kepemimpinan, dan masyarakat madani.
Melalui tema “Meluruskan Kepemimpinan Nasional”, penyelenggara mengajak masyarakat melihat kembali persoalan kepemimpinan dari perspektif yang lebih kritis dan konstruktif.
Cak Nur dikenal sebagai salah satu intelektual Muslim Indonesia yang banyak memberikan pemikiran mengenai hubungan agama, demokrasi, kemanusiaan, dan kehidupan kebangsaan. Karena itu, haul ke-21 menjadi kesempatan bagi generasi penerus untuk kembali mendiskusikan relevansi pemikirannya dengan tantangan Indonesia saat ini.
Acara yang digelar NCMS tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Pembahasan mengenai kepemimpinan nasional diharapkan dapat membuka ruang refleksi sekaligus mendorong lahirnya gagasan untuk memperkuat kualitas kepemimpinan di Indonesia.(Kontributor Yacob)

