8 Agustus 2026

Kota Kediri Raih Terbaik III Indeks Perlindungan Anak Jawa Timur pada Hari Jadi ke-1147

Keterangan foto: Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menerima penghargaan Terbaik III Indeks Perlindungan Anak Tingkat Provinsi Jawa Timur 2026.

kawankitanews.web.id– Pemerintah Kota Kediri menerima kado istimewa pada peringatan Hari Jadi ke-1147 dengan meraih penghargaan Terbaik III Indeks Perlindungan Anak (IPA) Tingkat Provinsi Jawa Timur 2026. Penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Kediri dalam mewujudkan lingkungan yang aman, ramah, dan berpihak pada tumbuh kembang anak.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, kepada Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati pada Puncak Peringatan Hari Anak Nasional Provinsi Jawa Timur yang berlangsung di Ngopibareng Pintulangit, Kabupaten Pasuruan, Selasa (28/7/2026).

Indeks Perlindungan Anak merupakan indikator yang mengukur capaian pemerintah daerah dalam memenuhi hak dan memberikan perlindungan kepada anak. Penilaian meliputi dua komponen utama, yaitu Indeks Pemenuhan Hak Anak (IPHA) dan Indeks Perlindungan Khusus Anak (IPKA), yang mencakup lima klaster, mulai dari hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga, kesehatan dan kesejahteraan, pendidikan, hingga perlindungan khusus bagi anak.

Usai menerima penghargaan, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini merupakan hasil kerja sama seluruh elemen masyarakat yang selama ini berkomitmen memenuhi hak-hak anak dan memperkuat sistem perlindungan anak di Kota Kediri.

“Penghargaan ini bukan hanya milik Pemerintah Kota Kediri, tetapi merupakan hasil kolaborasi perangkat daerah, tenaga pendidik, tenaga kesehatan, dunia usaha, dan masyarakat yang bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman serta ramah bagi anak,” ujar Vinanda.

Ia menegaskan, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Kediri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak.

“Kami akan terus memperkuat kolaborasi agar setiap anak di Kota Kediri dapat tumbuh, belajar, dan berkembang secara optimal dalam lingkungan yang sehat, aman, inklusif, serta bebas dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Kota Kediri Muhammad Fajri menjelaskan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari berbagai inovasi dan program perlindungan anak yang terus dikembangkan pemerintah daerah.

Salah satu program unggulan adalah pembentukan Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA) hingga tingkat kelurahan yang aktif melakukan pencegahan, pemantauan, serta pendampingan terhadap kasus kekerasan terhadap anak. Pemerintah Kota Kediri juga mengoptimalkan layanan Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) untuk memberikan pendampingan kepada korban.

Selain itu, pemerintah memperkuat sinergi lintas sektor melalui pengembangan Sekolah Ramah Anak, Puskesmas Ramah Anak, pencegahan perkawinan anak, serta layanan jemput bola kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Ke depan, DP3AP2KB akan terus meningkatkan koordinasi dengan Satgas PPA melalui monitoring dan evaluasi berkala. Pemerintah juga akan memperkuat kapasitas sumber daya manusia di UPT PPA dan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), mendorong perusahaan menyediakan fasilitas ramah anak seperti daycare, serta mengoptimalkan peran Forum Anak sebagai pelopor dan pelapor dalam upaya perlindungan anak.

Prestasi ini semakin melengkapi perayaan Hari Jadi ke-1147 Kota Kediri sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membangun kota yang ramah anak. Pada ajang penghargaan Indeks Perlindungan Anak Provinsi Jawa Timur 2026, Kabupaten Gresik meraih Terbaik I, Kabupaten Sidoarjo menempati posisi Terbaik II, sedangkan Kota Kediri berhasil meraih Terbaik III.(Duha)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *