kawankitanews.web.id //Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di kawasan Simokerto, Surabaya, kembali meresahkan warga. Aksi pelaku yang terekam kamera CCTV dan viral di media sosial membuat masyarakat khawatir karena pelaku masih bebas berkeliaran.
Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Jumat (15/5/2026) dini hari di area parkir sebuah minimarket kawasan Simokerto. Dalam kejadian itu, sepeda motor Honda Vario 125 warna hitam bernomor polisi M 6223 CZ milik korban raib digondol maling.
Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, pelaku terlihat mengenakan topi, kaos hitam, dan penutup wajah. Pelaku sempat berpura-pura masuk ke dalam minimarket sebelum akhirnya mendekati kendaraan korban yang terparkir di depan toko.
Tidak butuh waktu lama, pelaku diduga menggunakan kunci T untuk merusak rumah kontak motor. Dalam hitungan sekitar tiga detik, kendaraan berhasil dinyalakan dan langsung dibawa kabur meninggalkan lokasi.
Aksi cepat pelaku membuat warga sekitar tidak sempat menyadari pencurian tersebut. Rekaman CCTV yang kemudian tersebar di media sosial pun memicu kekhawatiran masyarakat terkait maraknya aksi curanmor di Surabaya.
Korban telah melaporkan kejadian itu ke Polsek Simokerto dan berharap polisi segera menangkap pelaku.
“Kasus pencurian ini sudah saya laporkan ke Polsek Simokerto Surabaya. Saya berharap pelaku cepat tertangkap dan motor bisa ditemukan kembali,” ujar korban.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi dan memeriksa rekaman CCTV yang menjadi petunjuk utama dalam mengungkap identitas pelaku.
Warga Simokerto berharap aparat kepolisian meningkatkan patroli di titik-titik rawan curanmor, terutama area parkir minimarket dan permukiman padat penduduk.
Masyarakat juga diminta lebih waspada saat memarkir kendaraan dengan menggunakan kunci ganda atau alat pengaman tambahan untuk meminimalkan risiko pencurian.
Maraknya aksi curanmor di Surabaya menjadi perhatian serius warga karena para pelaku dinilai semakin nekat dan cepat dalam menjalankan aksinya, terutama pada malam hingga dini hari.(Red)

