8 Agustus 2026

Jacob Ereste Soroti Safari Politik Jokowi sebagai Sarana Pendidikan Politik Menuju Pemilu 2029

Keterangan foto: Jacob Ereste menilai safari politik Joko Widodo dapat menjadi sarana pembelajaran politik bagi masyarakat menjelang Pemilu 2029.

kawankitanews.web.id  – Pengamat sosial dan politik Jacob Ereste menilai safari politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ke sejumlah daerah dapat menjadi sarana pendidikan politik bagi masyarakat menjelang Pemilu 2029.

Menurutnya, kegiatan tersebut perlu dicermati sebagai bagian dari dinamika demokrasi yang berkembang di Indonesia.

Dalam pernyataan tertulis yang diterima di Banten, Kamis (2/7/2026), Jacob mengatakan safari politik dapat dipahami dari berbagai sudut pandang, mulai dari politik, ekonomi, hingga sosial budaya.

Ia menilai kegiatan itu berpotensi menjadi tolok ukur untuk melihat efektivitas upaya meningkatkan dukungan publik terhadap PSI sekaligus mengamati perkembangan peta politik nasional.

Jacob juga menyoroti besarnya sumber daya yang dibutuhkan untuk melaksanakan kunjungan ke berbagai daerah.

Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap setiap kegiatan akan menjadi indikator penting dalam mengukur sejauh mana agenda politik tersebut diterima oleh publik.

Ia menambahkan, safari politik tidak hanya memiliki nilai elektoral, tetapi juga dapat meningkatkan literasi politik masyarakat.

Karena itu, Jacob mengajak masyarakat untuk bersikap kritis dalam menilai visi, program, dan komitmen setiap partai politik sebelum menentukan pilihan pada pemilu mendatang.

Sementara itu, Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi safari politik Joko Widodo dengan menyatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan hak setiap warga negara.

“Safari ke mana saja hak setiap warga negara, boleh saja ya,” ujar Puan Maharani.

Jacob berharap seluruh rangkaian kegiatan politik yang berlangsung menjelang Pemilu 2029 tetap mengedepankan etika demokrasi, persaingan yang sehat, dan kepentingan masyarakat.

Menurutnya, pendidikan politik yang baik akan mendorong masyarakat menjadi pemilih yang semakin cerdas dan rasional.

Di akhir pernyataannya, Jacob mengajak seluruh elemen bangsa menjaga suasana yang kondusif di tengah dinamika politik nasional.

Ia menilai perbedaan pilihan politik merupakan bagian dari demokrasi yang harus disikapi dengan kedewasaan dan saling menghormati.

“Dalam situasi global yang tidak menentu seperti sekarang, alangkah baiknya jika kita bersama-sama menjaga situasi agar tetap kondusif. Artinya, ya… tetap adem saja, gitu aja,” pungkas Jacob.

Catatan Redaksi: Artikel ini memuat pandangan dan penilaian Jacob Ereste sebagaimana disampaikan dalam pernyataan tertulisnya. Isi pernyataan tersebut merupakan opini narasumber dan tidak mewakili sikap redaksi.(Kontributor Yacob)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *