kawankitanews.web.id – Penulis dan budayawan Jacob Ereste menilai Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menjadi salah satu institusi pemerintah yang paling aktif dan produktif dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat melalui media sosial berbasis internet. Pandangan tersebut ia sampaikan dalam tulisan reflektif berjudul “Polri Tetap Menduduki Tingkat Pemberitaan Paling Massif dan Produktif Dalam Media Sosial Berbasis Internet di Indonesia”.
Dalam tulisannya, Jacob Ereste menyebut intensitas publikasi mengenai berbagai program, kegiatan, layanan, hingga penyuluhan yang dilakukan Polri dinilai lebih menonjol dibandingkan sejumlah instansi pemerintah lainnya. Menurutnya, arus informasi yang konsisten tersebut memudahkan masyarakat memperoleh gambaran mengenai aktivitas kepolisian, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Jacob berpandangan bahwa strategi komunikasi yang dilakukan Polri menjadi salah satu upaya membangun keterbukaan informasi sekaligus memperkuat hubungan antara institusi kepolisian dan masyarakat. Ia menilai publikasi yang dilakukan secara berkelanjutan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap berbagai program yang dijalankan.
Selain menyoroti aktivitas publikasi Polri, Jacob juga menilai komunikasi publik perlu menjadi perhatian seluruh lembaga pemerintah. Menurutnya, penyampaian informasi yang terbuka, cepat, dan mudah diakses merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Ia menyebut media sosial berbasis internet kini telah menjadi sarana utama bagi masyarakat untuk memperoleh informasi. Karena itu, instansi pemerintah didorong memanfaatkan platform digital secara optimal sebagai media edukasi, sosialisasi program, dan penyampaian layanan kepada publik.
Jacob juga mengemukakan bahwa sinergi antara instansi pemerintah dan media dapat memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat. Menurutnya, kerja sama yang dibangun secara profesional akan mendukung penyebaran informasi yang lebih efektif sekaligus meningkatkan literasi publik terhadap berbagai kebijakan pemerintah.
Dalam refleksinya, Jacob mengutip hasil pemantauan yang disebut dilakukan oleh Atlantika Institut Nusantara terhadap pemberitaan di media sosial berbasis internet. Ia menyampaikan bahwa publikasi mengenai kegiatan Polri dinilai berlangsung secara konsisten, mulai dari program pelayanan masyarakat, pengamanan, hingga dukungan terhadap berbagai program nasional, termasuk sektor ketahanan pangan.
Ia juga menilai pola komunikasi yang dikembangkan Polri dapat menjadi salah satu referensi bagi instansi pemerintah lainnya dalam meningkatkan kualitas komunikasi publik. Menurutnya, keterbukaan informasi merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara negara.
Di akhir tulisannya, Jacob Ereste mengajak seluruh lembaga pemerintah untuk terus memperkuat komunikasi publik melalui pemanfaatan media digital secara bertanggung jawab. Ia berharap media sosial dapat menjadi sarana membangun kolaborasi antara pemerintah, media, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan nasional serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Catatan: Artikel ini memuat pandangan dan penilaian Jacob Ereste sebagaimana disampaikan dalam tulisan reflektifnya. Penilaian tersebut merupakan opini penulis dan bukan hasil verifikasi independen mengenai tingkat aktivitas atau efektivitas komunikasi publik setiap instansi pemerintah.(Kontributor Yacob)

