9 Agustus 2026

Hari Anti Narkoba Sedunia: Ketua Umum KWI Ingatkan Narkoba Musuh Bersama Bangsa

Foto: Ketua Umum KWI Umar mengajak masyarakat menjadikan Hari Anti Narkoba Sedunia sebagai gerakan nyata melawan penyalahgunaan narkoba.

kawankitanews.web.id – Peringatan Hari Anti Narkoba Sedunia yang diperingati setiap 26 Juni menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam memerangi penyalahgunaan narkotika.

Ketua Umum KWI, Umar, menegaskan bahwa narkoba merupakan musuh bersama yang mengancam masa depan generasi muda, merusak kehidupan sosial, dan menghambat kemajuan bangsa.

Umar menyampaikan bahwa peringatan Hari Anti Narkoba Sedunia tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial.

Sebaliknya, momentum tersebut harus mendorong lahirnya aksi nyata dari seluruh lapisan masyarakat untuk mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

“Narkoba bukan hanya persoalan individu, tetapi ancaman serius bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa. Karena itu, kita harus bersatu melawannya dengan langkah-langkah nyata,” tegas Umar.

Ia menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkotika dapat merusak kesehatan fisik dan mental, menurunkan kemampuan berpikir, menghilangkan kesadaran, hingga mendorong seseorang melakukan tindak kriminal akibat ketergantungan terhadap barang terlarang tersebut.

Menurut Umar, dampak narkoba tidak hanya dirasakan oleh penggunanya. Penyalahgunaan narkotika juga memicu keretakan dalam keluarga, meningkatkan beban sosial, serta menghambat pembangunan daerah dan nasional.

Oleh sebab itu, pencegahan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga.

Ia mengajak para orang tua untuk memperkuat pendidikan karakter, membangun komunikasi yang terbuka dengan anak-anak, serta meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan mereka.

Di sisi lain, sekolah, tempat kerja, tokoh agama, organisasi masyarakat, dan pemerintah juga harus memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari narkoba.

Umar juga mendorong masyarakat mengisi kehidupan dengan berbagai kegiatan positif, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta meningkatkan ketahanan diri agar tidak mudah terpengaruh oleh bujuk rayu para pengedar narkotika.

“Keluarga harus menjadi benteng pertama dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.

Dengan kepedulian bersama, kita dapat memutus mata rantai penyalahgunaan narkotika dan menyelamatkan masa depan bangsa,” ujarnya.

Menutup pesannya, Umar mengajak seluruh masyarakat Indonesia menjadikan Hari Anti Narkoba Sedunia sebagai titik awal memperkuat gerakan bersama melawan narkoba.

“Mari kita teguhkan komitmen, katakan tidak pada narkoba, pilih hidup sehat, dan bersama-sama menjaga masa depan generasi penerus agar Indonesia terbebas dari ancaman penyalahgunaan narkotika,” pungkasnya.(Red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *