17 April 2026

Hadapi Potensi Bencana, Babinsa Joyotakan dan BPBD Surakarta Gelar Simulasi Genset

kawankitanews.web.id

– Babinsa Kelurahan Joyotakan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Serma Rumbawa bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surakarta menggelar simulasi pengoperasian mesin genset untuk menghadapi potensi bencana alam. Kegiatan ini berlangsung di halaman parkir Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, Jumat (10/4/2026) pukul 09.00 WIB.

Serma Rumbawa melibatkan anggota Linmas dan unsur terkait dalam simulasi tersebut guna memperkuat kesiapsiagaan serta meningkatkan kemampuan teknis di lapangan. Ia menegaskan bahwa kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam penanganan bencana, terutama saat terjadi pemadaman listrik.

“Kami mengajak seluruh peserta untuk memahami dan menguasai penggunaan genset sebagai sumber listrik cadangan agar penanganan darurat tetap berjalan,” ujar Serma Rumbawa.

Dalam kegiatan ini, tim pelatih langsung mengawali dengan pengecekan kondisi genset, mulai dari bahan bakar, oli mesin, kabel, hingga panel listrik. Peserta kemudian menerima penjelasan mengenai fungsi setiap komponen serta prosedur standar pengoperasian genset.

Selanjutnya, peserta mempraktikkan cara menyalakan genset secara bergantian. Mereka membuka kran bahan bakar, mengatur choke, menyalakan mesin, hingga memastikan genset beroperasi dengan stabil. Peserta juga melakukan simulasi pemasangan kabel ke sumber beban seperti lampu penerangan darurat dan peralatan penting lainnya.

Selain praktik pengoperasian, instruktur juga memberikan materi penanganan gangguan ringan, seperti mesin tidak menyala atau suara mesin tidak stabil. Peserta juga mempelajari langkah-langkah penghentian genset secara aman setelah digunakan.

Personel BPBD dan Damkar Kota Surakarta turut memberikan arahan terkait aspek keselamatan. Mereka mengingatkan pentingnya penempatan genset di area terbuka, menjaga sirkulasi udara, serta mengantisipasi potensi kebakaran akibat bahan bakar.

Melalui simulasi ini, Babinsa Joyotakan dan BPBD Surakarta berharap seluruh peserta mampu bertindak cepat, tepat, dan aman saat menghadapi kondisi darurat. Dengan kesiapan tersebut, penanganan bencana dapat berjalan lebih optimal dan pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga.(Red)8

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *