23 Juni 2026

Gerakan Mahasiswa Perlu Dukungan Publik, Jacob Ereste Soroti Perubahan Dinamika Buruh

Keterangan foto: Jacob Ereste menilai gerakan mahasiswa membutuhkan dukungan publik yang lebih kuat di tengah perubahan dinamika gerakan buruh.

kawankitanews.web.id– Penulis dan pemerhati sosial Jacob Ereste menilai gerakan mahasiswa di Indonesia membutuhkan dukungan yang lebih luas dari masyarakat untuk menjaga kehidupan demokrasi tetap sehat. Menurutnya, perubKeterangan foto:

Jacob Ereste menilai gerakan mahasiswa membutuhkan dukungan publik yang lebih kuat di tengah perubahan dinamika gerakan buruh.ahan dinamika gerakan buruh dalam beberapa tahun terakhir membuat perjuangan mahasiswa menghadapi tantangan yang semakin besar.

Jacob mengatakan aksi mahasiswa tidak semestinya dipandang sebagai bentuk perlawanan semata. Ia menilai demonstrasi merupakan bagian dari penyampaian aspirasi masyarakat sekaligus proses pembelajaran politik bagi generasi muda yang kelak akan memimpin bangsa.

“Mahasiswa memiliki peran penting sebagai penyampai suara publik ketika berbagai persoalan masyarakat membutuhkan perhatian pemerintah dan para pembuat kebijakan,” ujarnya dalam refleksi yang ditulis di Banten, Kamis (17/6/2026).

Ia menegaskan generasi tua sebaiknya memberikan ruang, arahan, dan pendampingan kepada mahasiswa agar mereka dapat menyampaikan kritik secara bertanggung jawab. Menurutnya, membatasi bahkan membungkam suara mahasiswa justru dapat menghambat tumbuhnya sikap kritis yang menjadi salah satu fondasi demokrasi.

Jacob juga menyoroti perubahan hubungan antara gerakan mahasiswa dan kaum buruh. Ia mengingatkan bahwa pada masa reformasi, kedua elemen tersebut pernah membangun solidaritas yang kuat dalam memperjuangkan perubahan. Namun, kondisi itu kini dinilainya telah berubah sehingga kolaborasi tidak lagi seintensif sebelumnya.(17/06/26)

Akibat perubahan tersebut, kata Jacob, gerakan mahasiswa kini harus bekerja lebih keras untuk memperoleh dukungan publik dalam mengawal berbagai isu kebangsaan.

Karena itu, ia berharap elemen masyarakat, akademisi, tokoh masyarakat, hingga organisasi sosial dapat ikut mengawal perjuangan yang dilakukan mahasiswa selama tetap berada dalam koridor hukum dan mengedepankan kepentingan bangsa.

Selain itu, Jacob mengajak para pemangku kepentingan untuk membuka ruang dialog yang lebih luas terhadap berbagai aspirasi mahasiswa.

Menurutnya, komunikasi yang terbuka akan lebih efektif dibandingkan pendekatan yang berpotensi mempersempit ruang demokrasi.

Ia juga mengingatkan bahwa mahasiswa merupakan bagian dari generasi penerus bangsa yang akan menentukan arah Indonesia pada masa depan.

Oleh sebab itu, pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial harus terus didukung melalui kebebasan menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab.

Jacob berharap seluruh elemen bangsa dapat bersama-sama menjaga iklim demokrasi yang sehat dengan menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.

Menurutnya, dukungan publik terhadap gerakan mahasiswa yang konstruktif akan menjadi modal penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, responsif, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.(Kontributor Yacob)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *