kawankitanews.web.id– Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Selatan kembali membuka akses Jalan Veteran Km 5,5 Sungai Lulut, Banjarmasin, Jumat (7/8/2026). Pemerintah membuka jalan tersebut secara sementara setelah sebelumnya mengalami keretakan dan ambles.
PUPR Kalsel juga membatasi kendaraan yang melintas. Pemerintah hanya mengizinkan angkutan dengan berat di bawah 6 ton untuk menggunakan akses jalan tersebut selama masa pemantauan.
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kalsel, Robby Cahyadi, mengatakan pihaknya membuka kembali jalan lebih cepat dari target setelah melihat perkembangan perbaikan yang telah mencapai sekitar 90 persen.
Sebelumnya, pemerintah menargetkan pekerjaan perbaikan berlangsung selama tiga pekan dan selesai pada 10 Agustus 2026. Namun, kondisi lalu lintas yang padat dan kebutuhan masyarakat terhadap akses tersebut mendorong PUPR Kalsel mempercepat pembukaan jalan.
“Pembukaan akses lebih cepat dari target semula. Progres perbaikan sudah mencapai sekitar 90 persen. Arus lalu lintas di sini memang sangat padat dan sangat diperlukan masyarakat, jadi kami putuskan untuk membukanya lebih awal,” jelas Robby.
Meski jalan kembali dapat digunakan, PUPR Kalsel masih memantau kondisi badan jalan. Petugas secara khusus mengawasi potensi penurunan tanah atau settlement yang masih mungkin terjadi setelah pekerjaan perbaikan.
PUPR Kalsel akan melakukan pemantauan selama 30 hari. Petugas akan memeriksa kondisi jalan setiap tiga hari sekali untuk mengetahui perkembangan penurunan badan jalan dan menentukan langkah penanganan berikutnya.
Robby mengatakan pemerintah masih membuka kemungkinan melakukan penutupan sementara apabila kondisi jalan kembali mengalami penurunan atau membutuhkan pekerjaan lanjutan.
“Penurunan badan jalan masih sangat mungkin terjadi sehingga sewaktu-waktu bisa saja kembali dilakukan penutupan sementara apabila diperlukan untuk pekerjaan lanjutan,” ujarnya.
Pembatasan kendaraan di bawah 6 ton menjadi salah satu langkah pemerintah untuk menjaga kondisi jalan selama masa pemantauan. Pengguna jalan juga diharapkan mematuhi ketentuan tersebut demi menjaga keselamatan dan mencegah kerusakan kembali pada badan jalan.
Selain melakukan pemantauan, Dinas PUPR Kalsel mulai menyiapkan proses pembebasan lahan bagi bangunan yang berada di bantaran sungai dan terdampak amblesnya jalan.
Robby menjelaskan bahwa pihaknya telah mengajukan dokumen penetapan. PUPR Kalsel juga melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Banjarmasin untuk menyelaraskan proses tersebut dengan aspek tata ruang.
“Saat ini dokumen penetapan telah diajukan dan masih disinergikan dengan Pemerintah Kota Banjarmasin terkait aspek tata ruang. Kami akan melakukan pendataan agar seluruh objek yang terdampak dapat diidentifikasi dan ditangani sesuai ketentuan yang berlaku,” jelas Robby.
Pembukaan sementara Jalan Veteran Km 5,5 Sungai Lulut diharapkan dapat membantu memperlancar mobilitas masyarakat dan mengurangi kepadatan lalu lintas. Namun, pemerintah tetap meminta masyarakat berhati-hati saat melintas dan mematuhi pembatasan berat kendaraan.
Dinas PUPR Kalsel akan terus mengevaluasi kondisi jalan selama masa pemantauan. Pemerintah akan menentukan langkah lanjutan berdasarkan hasil pemeriksaan untuk memastikan keamanan pengguna jalan sekaligus menjaga akses transportasi masyarakat.(Herman)

