8 Agustus 2026

Kunjungan Edukatif ke DPRD Jatim, Lilik Hendarwati Jelaskan Peran Politik dalam Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat

Keterangan foto: Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim Lilik Hendarwati memberikan edukasi politik kepada 120 siswa SMAIT Al Uswah saat kunjungan ke DPRD Jawa Timur.

kawankitanews.web.id – Kunjungan edukatif yang diikuti 120 siswa SMAIT Al Uswah ke Gedung DPRD Jawa Timur di Jalan Indrapura, Surabaya, Selasa (4/8/2026), menjadi momentum bagi para pelajar untuk mengenal lebih dekat dunia politik dan sistem pemerintahan.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Fraksi PKS DPRD Jawa Timur, Lilik Hendarwati, menjelaskan bahwa politik memiliki peran penting dalam melahirkan kebijakan publik yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di hadapan para siswa, Lilik menegaskan bahwa politik tidak dapat dipandang hanya sebagai ajang perebutan kekuasaan atau sekadar proses pemilihan umum. Menurutnya, setiap kebijakan yang dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari merupakan hasil dari proses politik yang dijalankan melalui mekanisme pemerintahan.

“Ketika masyarakat memperoleh layanan pendidikan, pelayanan kesehatan, pembangunan jalan, hingga berbagai program kesejahteraan, semuanya lahir dari keputusan politik yang dirumuskan melalui proses pemerintahan. Karena itu, politik harus dipahami sebagai instrumen untuk menghadirkan kebaikan bagi masyarakat,” ujar Lilik.

Dalam pemaparannya, Lilik juga mengenalkan sistem ketatanegaraan Indonesia kepada para peserta. Ia menjelaskan hubungan antara lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif dalam menjalankan fungsi pemerintahan sesuai amanat konstitusi.

Menurutnya, DPRD sebagai lembaga legislatif daerah memiliki tiga fungsi utama, yaitu menyusun peraturan daerah melalui fungsi legislasi, membahas anggaran daerah melalui fungsi penganggaran, serta mengawasi jalannya pemerintahan melalui fungsi pengawasan.

Lilik menjelaskan bahwa DPRD Provinsi Jawa Timur saat ini beranggotakan 120 legislator yang berasal dari 14 daerah pemilihan. Para anggota dewan tersebut terbagi ke dalam sembilan fraksi dan lima komisi yang membahas berbagai bidang sesuai tugas dan kewenangannya.

Ia juga memaparkan aktivitas anggota DPRD, mulai dari rapat paripurna, pembahasan rancangan peraturan daerah, pengawasan terhadap organisasi perangkat daerah (OPD), kunjungan kerja, hingga pelaksanaan reses sebagai sarana menyerap aspirasi masyarakat.

“Melalui reses, kami turun langsung ke tengah masyarakat untuk mendengar berbagai persoalan dan kebutuhan mereka. Aspirasi itu kemudian menjadi bahan penyusunan pokok-pokok pikiran DPRD yang akan disampaikan dalam proses perencanaan pembangunan daerah,” jelasnya.

Lilik mengajak para pelajar untuk mulai membangun karakter, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta aktif mengikuti kegiatan organisasi sebagai bekal menjadi pemimpin yang bertanggung jawab di masa depan.

Ia juga mengingatkan pentingnya menggunakan hak pilih secara cerdas ketika para siswa telah memasuki usia pemilih. Menurutnya, masyarakat perlu mengenali rekam jejak, integritas, dan kapasitas calon pemimpin sebelum memberikan kepercayaan melalui pemilu.

“Indonesia membutuhkan pemimpin yang jujur, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat. Karena itu, persiapkan diri mulai sekarang dengan belajar sungguh-sungguh, memperluas wawasan, dan aktif dalam kegiatan yang membangun karakter,” tuturnya.

Salah seorang peserta, Hamzah, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru selama mengikuti kunjungan edukatif tersebut. Ia mengatakan materi yang disampaikan memberikan pemahaman mengenai tugas DPRD serta proses lahirnya kebijakan publik yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

“Materinya sangat bermanfaat. Kami jadi lebih memahami bagaimana DPRD bekerja dan bagaimana aspirasi masyarakat dapat diperjuangkan melalui lembaga legislatif,” kata Hamzah.

Melalui kegiatan ini, DPRD Jawa Timur berharap semakin banyak generasi muda yang memahami pentingnya politik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Edukasi politik sejak dini dinilai menjadi langkah strategis untuk mencetak generasi yang memiliki kesadaran demokrasi, kepemimpinan, dan tanggung jawab dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.(Red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *