8 Agustus 2026

Polda Papua Barat Libatkan BMKG dan Basarnas untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Menghadapi El Niño

Keterangan foto: Polda Papua Barat menggelar podcast bersama BMKG, Basarnas, dan Dinas Kehutanan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi El Niño.

kawankitanews.web.id – Polda Papua Barat terus memperkuat upaya mitigasi bencana dengan melibatkan BMKG, Basarnas, dan Dinas Kehutanan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kesiapsiagaan menghadapi fenomena El Niño. Langkah tersebut diwujudkan melalui Podcast Humas Polda Papua Barat bertema “Siaga El Niño: Menghadapi Ancaman Kekeringan dan Risiko Lingkungan di Papua Barat” yang digelar pada Kamis (6/8/2026).

Melalui forum edukasi berbasis media digital itu, Polda Papua Barat menghadirkan Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Papua Barat Sony Hartono, S.Si., Kepala Kantor SAR Manokwari Yefri Sabarudin, S.P., M.A.P., serta Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat Jimmy W. Susanto, S.Hut., M.P. sebagai narasumber.

Polda Papua Barat memanfaatkan podcast tersebut untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai dampak El Niño yang berpotensi memicu kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta berbagai risiko lingkungan lainnya di wilayah Papua Barat.

Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Papua Barat Sony Hartono mengajak masyarakat agar lebih waspada terhadap perubahan cuaca selama musim kemarau. Ia mengimbau warga menjaga kesehatan, menggunakan air secara bijak, serta terus memantau informasi cuaca dan iklim melalui kanal resmi BMKG maupun Podcast Humas Polda Papua Barat.

“Informasi resmi sangat penting agar masyarakat memperoleh data cuaca dan iklim yang akurat serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas sumbernya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat Jimmy W. Susanto mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Menurutnya, tindakan tersebut berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan yang dapat merusak ekosistem, mengganggu kesehatan masyarakat, serta mengancam keselamatan banyak pihak.

Ia juga mengajak masyarakat menghindari aktivitas di kawasan hutan yang berisiko menimbulkan percikan api dan berpartisipasi aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui langkah-langkah pencegahan sejak dini.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor SAR Manokwari Yefri Sabarudin menegaskan bahwa menjaga hutan merupakan tanggung jawab bersama. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran karena kondisi tersebut dapat berkembang menjadi bencana yang memerlukan operasi pencarian dan pertolongan.

Yefri juga memastikan Basarnas siap memberikan layanan pencarian dan pertolongan secara cepat apabila terjadi keadaan darurat. Ia menegaskan seluruh layanan yang diberikan Basarnas kepada masyarakat tidak dipungut biaya.

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Triyadi Kuncahyo, A.Md., S.E., mengatakan Podcast Humas menjadi salah satu sarana efektif untuk menyampaikan edukasi kepada masyarakat dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten sesuai bidangnya.

“Melalui Podcast Humas Polda Papua Barat, kami mengajak seluruh masyarakat untuk memahami bahwa kesiapsiagaan menghadapi El Niño memerlukan kerja sama semua pihak. Dengan meningkatkan kewaspadaan, mengikuti informasi resmi, serta menjaga lingkungan, kita dapat mengurangi risiko kekeringan maupun kebakaran hutan dan lahan di Papua Barat,” ujar Kombes Pol. Triyadi Kuncahyo.

Polda Papua Barat berharap kolaborasi antara Polri, BMKG, Basarnas, Dinas Kehutanan, pemerintah daerah, dan masyarakat terus terjalin kuat dalam menghadapi dampak El Niño. Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat sekaligus menjaga lingkungan tetap aman, sehat, dan lestari selama musim kemarau.(Red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *