17 April 2026

Tak Sekadar Emansipasi, Perempuan Indonesia Didorong Kuasai Posisi Strategis Nasional

Keterangan foto: Jacob Ereste saat menyampaikan pandangan tentang pentingnya perempuan mengisi posisi strategis nasional menjelang Hari Kartini 2026.
Keterangan foto: Jacob Ereste saat menyampaikan pandangan tentang pentingnya perempuan mengisi posisi strategis nasional menjelang Hari Kartini 2026.

Kawanikitanews.web.id.– Perempuan Indonesia didorong untuk tidak hanya memahami makna emansipasi, tetapi juga aktif menguasai posisi strategis di tingkat nasional.

Seruan ini mengemuka menjelang peringatan Hari Kartini 2026, sebagai momentum refleksi atas peran perempuan dalam pembangunan bangsa.

Jurnalis senior Jacob Ereste menegaskan bahwa peluang bagi perempuan Indonesia saat ini semakin terbuka luas,

terutama di bidang politik, pemerintahan, dunia usaha, dan sosial kemasyarakatan.

Ia menilai, perempuan harus memanfaatkan peluang tersebut untuk mengambil peran penting dalam menentukan arah pembangunan nasional.

“Perempuan Indonesia tidak boleh hanya berhenti pada wacana emansipasi. Mereka harus berani tampil dan mengisi posisi strategis,” ujar Jacob Ereste saat ditemui di kawasan Tangerang Selatan, Jumat (10/4/2026).

Menurutnya, berbagai kebijakan seperti kuota keterwakilan perempuan di partai politik telah membuka jalan bagi perempuan untuk terlibat lebih jauh dalam pengambilan keputusan.

Namun, ia menilai pemanfaatan peluang tersebut masih belum maksimal.

Jacob Ereste juga menekankan pentingnya kemandirian perempuan dalam membangun karier dan reputasi.

Ia mendorong perempuan untuk tidak bergantung pada pihak lain,

“melainkan mengembangkan potensi diri sejak dini melalui pendidikan, pengalaman, dan kerja keras.

Dalam konteks sejarah, ia mengingatkan bahwa perempuan Indonesia telah menunjukkan peran besar sejak masa lalu.

Sosok Raden Ajeng Kartini menjadi simbol perjuangan emansipasi,

namun banyak tokoh lain seperti Malahayati dan Cut Nyak Dien juga telah membuktikan kepemimpinan dan keberanian perempuan dalam berbagai bidang.

Ia menilai, semangat para tokoh tersebut harus menjadi inspirasi bagi perempuan masa kini untuk lebih percaya diri dalam mengambil peran strategis, baik di tingkat lokal maupun nasional.

“Momentum Hari Kartini harus dimanfaatkan untuk membangun kesadaran bahwa perempuan memiliki kapasitas yang sama untuk memimpin dan berkontribusi,” tegasnya.

Dengan semakin terbukanya ruang partisipasi, Jacob Ereste berharap perempuan Indonesia dapat tampil lebih dominan dalam berbagai sektor penting,

sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa dan negara.(Kontributor banten yacob)Keterangan foto:

Jacob Ereste saat menyampaikan pandangan tentang pentingnya perempuan mengisi posisi strategis nasional menjelang Hari Kartini 2026.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *