17 April 2026

Gerak Cepat FKPM Takalar dan Jeneponto, Kerbau Hilang Berhasil Diamankan

Keterangan foto: Tim FKPM Adat Budaya bersama warga saat mengamankan kerbau yang sebelumnya dilaporkan hilang di wilayah Takalar.
Keterangan foto: Tim FKPM Adat Budaya bersama warga saat mengamankan kerbau yang sebelumnya dilaporkan hilang di wilayah Takalar.

Kawankitanews.web.id– Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Adat Budaya Kabupaten Takalar dan Kabupaten Jeneponto bergerak cepat merespons laporan warga terkait hilangnya seekor kerbau pada Jumat (10/4/2026).

Berkat aksi sigap tersebut, kerbau milik warga berhasil ditemukan dan diamankan pada malam hari.

Warga melaporkan kejadian itu setelah kerbau milik Amir Mahmud Dg Bani hilang usai pelaksanaan salat Jumat.

Dugaan pencurian ternak (curnak) sempat mencuat dan memicu kekhawatiran masyarakat setempat.

Menerima laporan sekitar pukul 19.30 WITA, tim FKPM Adat Budaya dari dua kabupaten langsung berkoordinasi dan menggelar pencarian bersama warga di wilayah Dusun Jenelimbua, Desa Cakura, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar.

Tim FKPM Adat Budaya Kabupaten Jeneponto dipimpin langsung oleh pendiri Nabiyanto M. Dg Nakku,

“didampingi Ketua FKPM Kecamatan Bangkala Barat Abdul Malik Nur Kr. Nai.

Sementara itu, tim dari Kabupaten Takalar dipimpin Ketua Rahmat Dg Gata, bersama Bendahara Hasanuddin Dg Lese, Wakil Ketua I Muh. Saleh, S.Sos Dg Tata, serta jajaran pengurus kecamatan lainnya.

Tim gabungan menyisir sejumlah lokasi yang dicurigai, termasuk area persawahan dan bantaran sungai. Mereka melakukan pencarian secara intensif hingga larut malam dengan tetap menjaga koordinasi dan kekompakan.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 23.45 WITA, tim menemukan kerbau tersebut di wilayah Desa Moncongkomba, tepatnya di area bawah sungai.

Tim kemudian segera mengamankan ternak tersebut dan memastikan kondisinya dalam keadaan baik.

Pemilik kerbau, Amir Mahmud Dg Bani, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pencarian.

“Saya sangat berterima kasih kepada FKPM dan warga yang telah membantu hingga kerbau kami berhasil ditemukan,” ujarnya.

Keberhasilan ini menunjukkan solidnya kerja sama antara FKPM Adat Budaya dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Gerak cepat dan sinergi tersebut menjadi bukti nyata kepedulian bersama dalam mencegah dan menangani potensi tindak kriminal, khususnya pencurian ternak di wilayah Takalar.(Red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *