kawankitanews.web.id – Obor Rakyat Reborn terus memperluas jaringan dan menghadirkan ruang diskusi publik yang membahas berbagai isu strategis nasional. Kali ini, tim redaksi Obor Rakyat Reborn menggelar podcast di Sekretariat Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesia (GMRI), Jalan Ir. H. Juanda No. 4A, Jakarta Pusat, Kamis (28/5/2026), dengan menghadirkan mantan Menteri Keuangan dan mantan Direktur Jenderal Pajak, Fuad Bawazier, sebagai narasumber utama.
Podcast tersebut menjadi agenda perdana Obor Rakyat Reborn dalam rangka membangun sinergi dengan berbagai tokoh nasional sekaligus menghadirkan perspektif yang konstruktif bagi masyarakat.
Dalam diskusi yang dipandu Pemimpin Redaksi Obor Rakyat Reborn, Setiyardi Budiono, Fuad Bawazier mengulas sejumlah tantangan yang sedang dihadapi perekonomian Indonesia.
Fuad menyoroti melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang telah mencapai angka Rp17.845 per dolar AS.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu indikator yang perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah karena berdampak langsung terhadap berbagai sektor ekonomi dan kehidupan masyarakat.
Ia juga menilai Presiden Prabowo Subianto menghadapi pekerjaan besar dalam mengelola dan menyelesaikan berbagai persoalan yang telah berlangsung selama beberapa periode pemerintahan.
Fuad menegaskan bahwa pemerintah membutuhkan langkah yang terukur, koordinasi yang kuat, serta keberanian mengambil keputusan strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.
“Indonesia memiliki sumber daya yang besar. Yang diperlukan adalah tata kelola yang efektif, konsistensi kebijakan, dan penguatan sektor produktif agar mampu menghadapi tekanan ekonomi global,” ungkap Fuad dalam podcast tersebut.
Selain membahas kondisi ekonomi terkini, Fuad juga memaparkan pandangannya mengenai masa depan ekonomi Indonesia.
Ia optimistis Indonesia memiliki peluang besar untuk tumbuh lebih kuat apabila pemerintah mampu memanfaatkan potensi sumber daya alam, memperkuat industri nasional, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Sementara itu, Produser Obor Rakyat Reborn, Margi Syarif, menyampaikan bahwa kunjungan ke GMRI merupakan langkah awal untuk mempererat hubungan dengan berbagai elemen masyarakat dan tokoh bangsa.
Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menghadirkan ruang dialog yang sehat dan produktif.
Usai podcast, Ketua Umum GMRI, Sri Eko Sriyanto Galgendu, menyerahkan secara khusus Kitab MA HA IS MA YA kepada Fuad Bawazier.
Buku tersebut menjadi bagian dari persiapan peluncuran karya yang memuat pemikiran dan perjalanan 79 tokoh nasional dari berbagai bidang profesi dan disiplin ilmu.
Setiyardi Budiono menegaskan bahwa Obor Rakyat Reborn akan terus menghadirkan podcast dan diskusi bersama tokoh-tokoh nasional guna memberikan wawasan yang lebih luas kepada masyarakat.
Ia juga berharap sinergi antara GMRI dan Obor Rakyat Reborn dapat melahirkan berbagai program kolaboratif yang bermanfaat bagi bangsa.
Melalui podcast perdana di GMRI ini, Obor Rakyat Reborn menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan informasi yang berkualitas sekaligus menjadi jembatan dialog antara masyarakat, media, dan para pemangku kepentingan dalam membangun masa depan Indonesia yang lebih baik.(Kontributor yacob)

