kawankitanews.web.id– Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) didorong untuk semakin mengutamakan aspirasi rakyat dalam setiap proses pengambilan keputusan guna mengembalikan dan memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.
Dorongan tersebut muncul di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap kualitas demokrasi dan kinerja parlemen.
Ketua Umum Solidaritas Masyarakat Untuk Keadilan (SMUK), Ahmad Zaki, menegaskan bahwa DPR memiliki tanggung jawab besar sebagai representasi rakyat dalam sistem demokrasi.
Karena itu, setiap kebijakan, pembahasan regulasi, maupun fungsi pengawasan harus selalu berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.
Menurut Zaki, kepercayaan publik terhadap lembaga negara sangat bergantung pada sejauh mana wakil rakyat mampu memperjuangkan kebutuhan dan harapan masyarakat.
Ia menilai DPR perlu menunjukkan komitmen yang lebih kuat dalam menyerap dan menindaklanjuti aspirasi rakyat.
“DPR harus menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama. Sebagai lembaga perwakilan, DPR memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap kebijakan yang dibahas dan diputuskan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Undang-Undang Dasar 1945 telah memberikan mandat kepada DPR untuk menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.
Ketiga fungsi tersebut harus dilaksanakan secara independen, profesional, dan bertanggung jawab agar dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara efektif.
Zaki juga menyoroti pentingnya peran DPR dalam mengawasi jalannya pemerintahan.
Menurutnya, fungsi pengawasan yang berjalan optimal akan memastikan setiap kebijakan publik tetap berada dalam koridor kepentingan rakyat serta sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi.
Selain itu, ia menilai transparansi dan akuntabilitas harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kinerja lembaga legislatif.
Keterbukaan dalam proses pembahasan kebijakan dinilai mampu meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap DPR.
Sejumlah pengamat politik turut menilai bahwa tantangan terbesar yang dihadapi DPR saat ini adalah menjaga integritas lembaga di tengah dinamika politik yang semakin kompleks.
Mereka mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat dapat menurun apabila parlemen dianggap tidak mampu menjalankan fungsi kontrol dan representasi secara maksimal.
Zaki berharap seluruh anggota DPR dapat memperkuat komunikasi dengan masyarakat serta lebih aktif menyerap berbagai aspirasi dari daerah pemilihan masing-masing. Dengan demikian, kebijakan yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan dan kepentingan rakyat.
“Kepercayaan publik harus dijaga melalui kerja nyata. DPR perlu menunjukkan bahwa setiap keputusan yang diambil berangkat dari aspirasi masyarakat dan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
SMUK meyakini bahwa dengan mengedepankan aspirasi rakyat, memperkuat fungsi pengawasan,
serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, DPR dapat memperkokoh perannya sebagai lembaga perwakilan yang dipercaya.
masyarakat dan menjadi pilar penting dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.(Kontributor Hengky)

