10 Juni 2026

Arus Petikemas Internasional Terminal Teluk Lamong Naik 91 Persen, Perkuat Peran Surabaya sebagai Hub Logistik Nasional

Arus Petikemas Internasional Terminal Teluk Lamong Naik 91 Persen, Perkuat Peran Surabaya sebagai Hub Logistik Nasional
Arus Petikemas Internasional Terminal Teluk Lamong Naik 91 Persen, Perkuat Peran Surabaya sebagai Hub Logistik Nasional

kawankitanews.web.id – PT Terminal Teluk Lamong mencatat peningkatan signifikan pada arus petikemas internasional sepanjang awal tahun 2026. Hingga April 2026, terminal tersebut berhasil membukukan kenaikan arus petikemas internasional sebesar 91 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Total arus petikemas internasional tercatat meningkat dari 96.962 TEUs pada tahun 2025 menjadi 185.438 TEUs pada tahun 2026. Sementara itu, total keseluruhan arus petikemas di Terminal Teluk Lamong mencapai 939.703 TEUs atau tumbuh 12,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 836.586 TEUs.

Peningkatan tersebut memperkuat posisi Surabaya sebagai salah satu pusat logistik dan perdagangan nasional, khususnya untuk kawasan Indonesia Timur. Pertumbuhan arus internasional juga menunjukkan meningkatnya aktivitas ekspor dan impor melalui jalur pelabuhan modern di Jawa Timur.

PT Terminal Teluk Lamong mencatat pertumbuhan ini seiring bertambahnya layanan pelayaran internasional baru, yakni CSE Service yang menjadi bagian dari jaringan pelayaran COSCO Shipping Group termasuk OOCL. Kehadiran layanan tersebut meningkatkan konektivitas logistik internasional melalui Pelabuhan Teluk Lamong.

Di tengah tantangan ekonomi global dan tekanan rantai pasok internasional akibat dinamika geopolitik dunia, perusahaan tetap menjaga stabilitas operasional serta meningkatkan kualitas layanan terminal secara konsisten.

Perusahaan juga terus menjalankan transformasi operasional melalui elektrifikasi alat pelabuhan, digitalisasi layanan, optimalisasi energi, dan penguatan sistem operasional yang lebih modern dan terintegrasi.

Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David P. Sirait, menegaskan bahwa pertumbuhan arus petikemas ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pasar internasional terhadap kualitas layanan Terminal Teluk Lamong.

“Pertumbuhan ini menunjukkan kepercayaan pasar terhadap efisiensi operasional dan kesiapan PT Terminal Teluk Lamong dalam mendukung rantai logistik nasional maupun internasional,” ujar David P. Sirait.

Selain fokus pada pertumbuhan bisnis, perusahaan juga terus mengedepankan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance), pengembangan sumber daya manusia, serta inovasi layanan guna menjaga keberlanjutan bisnis dan memperkuat kontribusi terhadap perekonomian nasional.

Keterangan Foto: Aktivitas bongkar muat petikemas internasional di Terminal Teluk Lamong Surabaya yang mencatat kenaikan signifikan pada 2026.(Red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *