Eko Gagak Ungkap Penjelasan Baru Soal Perubahan Fasad Eks Toko Nam Surabaya

Suasana kawasan Embong Malang yang menjadi fokus penataan dan pelestarian sejarah Kota Surabaya.
Suasana kawasan Embong Malang yang menjadi fokus penataan dan pelestarian sejarah Kota Surabaya.

kawankitanews.web.id – Pemerhati sejarah lokal Surabaya, Eko Gagak, mengungkap penjelasan baru terkait perubahan fasad eks Toko Nam di kawasan Embong Malang, Surabaya. Ia menyampaikan bahwa perubahan tersebut terjadi dalam rangka penataan kawasan dan upaya revitalisasi wajah kota.

Eko Gagak menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Surabaya melakukan penyesuaian pada bagian fasad bangunan untuk menyesuaikan kondisi struktur dan kebutuhan penataan ruang kota. Ia menegaskan bahwa proses tersebut tidak serta-merta menghapus nilai sejarah yang melekat pada bangunan lama tersebut.

Ia juga menilai bahwa Pemkot Surabaya tetap membuka ruang komunikasi publik dalam setiap langkah penataan kawasan bersejarah. Menurutnya, pemerintah berupaya menjaga keseimbangan antara pelestarian heritage dan pengembangan kota modern.

Selain itu, Eko Gagak mendorong agar pemerintah memasang penanda sejarah yang informatif di lokasi eks Toko Nam. Ia menilai langkah tersebut penting untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait sejarah kawasan perdagangan lama di Surabaya.

Pemkot Surabaya sebelumnya menyatakan akan melengkapi area tersebut dengan tetenger atau plakat informasi agar masyarakat tetap dapat memahami nilai historis lokasi yang telah mengalami perubahan fisik tersebut.(Red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *