Kasus Penggusuran KDMP Jember, MAKI Jatim Akan Gugat Dugaan Perbuatan Melawan Hukum

MAKI Jatim menyoroti kasus dugaan penggusuran warga dalam proyek KDMP Pasar Sentir Jember dan bersiap menempuh jalur hukum.
MAKI Jatim menyoroti kasus dugaan penggusuran warga dalam proyek KDMP Pasar Sentir Jember dan bersiap menempuh jalur hukum.

kawankitanews.web.id – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI Jawa Timur) menyatakan akan menggugat dugaan perbuatan melawan hukum terkait kasus penggusuran yang terjadi dalam proyek Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di kawasan Pasar Sentir, Desa Tembokrejo, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember.

MAKI Jatim menilai proses pelaksanaan proyek KDMP di wilayah tersebut menimbulkan persoalan serius setelah diduga menyebabkan penggusuran lima keluarga warga tanpa kejelasan kompensasi dan relokasi yang pasti. Organisasi tersebut menilai pemerintah desa dan pihak terkait perlu memberikan penjelasan terbuka kepada publik.

Ketua MAKI Jatim, Heru MAKI, menegaskan pihaknya akan menempuh jalur hukum perdata dengan dasar dugaan perbuatan melawan hukum (PMH). Ia menyebut MAKI Jatim telah mengumpulkan sejumlah data awal dari laporan masyarakat dan hasil penelusuran tim investigasi di lapangan.

MAKI Jatim juga menyoroti dugaan tidak terpenuhinya komitmen yang sebelumnya disampaikan oleh pihak pemerintah desa kepada warga terdampak. Mereka menilai adanya ketidaksesuaian antara hasil musyawarah desa dengan realisasi di lapangan terkait penanganan korban penggusuran.

Selain itu, MAKI Jatim meminta aparat pemerintah daerah ikut turun tangan untuk memastikan proses pembangunan KDMP tetap berjalan sesuai aturan tanpa mengabaikan hak masyarakat. Mereka menegaskan pembangunan desa tidak boleh merugikan warga yang telah lama bermukim di lokasi tersebut.

Di sisi lain, Laskar Jahanam Jember turut menyatakan siap mendampingi warga terdampak dan membantu proses pengumpulan data di lapangan. Kelompok ini juga mendorong agar seluruh pihak membuka ruang mediasi untuk menyelesaikan persoalan secara transparan.

MAKI Jatim menegaskan akan segera melayangkan gugatan ke jalur hukum jika tidak ada penyelesaian yang jelas dari pihak terkait. Hingga saat ini, kasus penggusuran dalam proyek KDMP Jember masih menjadi sorotan dan terus berkembang di tengah masyarakat.(Red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *