9 Agustus 2026

Polsek Nongkojajar Tingkatkan Pendampingan Pertanian Jagung sebagai Wujud Ketahanan Pangan

Keterangan foto: Bhabinkamtibmas Polsek Nongkojajar meninjau tanaman jagung bersama petani di Desa Pungging dalam program pendampingan ketahanan pangan.

kawankitanews.web.id – Polsek Nongkojajar, Polres Pasuruan, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan kepada petani jagung di wilayah Kecamatan Tutur.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang menitikberatkan pada penguatan sektor pangan berbasis masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan sambang dan pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Pungging, AIPTU Setyo Prayitno, di lahan tanaman jagung milik warga pada Selasa (14/7/2026).

Kegiatan yang merupakan bagian dari Program 1 Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) itu bertujuan memberikan motivasi kepada petani agar terus mengelola lahan secara produktif.

Dalam kunjungannya, AIPTU Setyo Prayitno memantau kondisi tanaman jagung sekaligus berdiskusi dengan petani mengenai perawatan tanaman dan pemanfaatan lahan pertanian.

Ia mengajak masyarakat untuk terus membudidayakan tanaman pangan sebagai upaya menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Kapolsek Nongkojajar AKP Budi Luhur Sedjati mengatakan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban,

“tetapi juga memberikan pendampingan terhadap berbagai program pemerintah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Polri ingin hadir sebagai mitra masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan.

Melalui pendampingan kepada para petani, kami berharap produktivitas pertanian terus meningkat dan mampu mendukung kemandirian pangan di tingkat desa,” ujar AKP Budi Luhur Sedjati.

Hasil pemantauan menunjukkan tanaman jagung di lahan warga Desa Pungging tumbuh dengan baik dan mendapatkan perawatan secara optimal.

Kondisi tersebut menjadi indikator positif bahwa kolaborasi antara Polri dan masyarakat mampu memberikan dampak nyata dalam mendukung sektor pertanian.

Selain melakukan pemantauan, Bhabinkamtibmas juga mengedukasi warga mengenai pentingnya memanfaatkan lahan kosong untuk ditanami komoditas pangan yang bernilai ekonomis.

Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat semakin aktif mengembangkan pertanian skala rumah tangga maupun lahan produktif lainnya.

Polsek Nongkojajar menegaskan akan terus memperkuat sinergi dengan petani dan pemerintah desa melalui pendampingan yang berkelanjutan.

Dengan kolaborasi tersebut, Program Ketahanan Pangan Nasional diharapkan dapat berjalan optimal serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Pasuruan.(Bagas)

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *