8 Agustus 2026

Terlantar di Arab Saudi, 36 Jemaah Umrah Kalsel Dipulangkan Berkat Bantuan Bambang Heri Purnama

Keterangan foto: Bambang Heri Purnama membantu membiayai pemulangan 36 jemaah umrah asal Kalimantan Selatan yang sempat terlantar di Arab Saudi menggunakan dana pribadinya.

kawankitanews.web.id – Sebanyak 36 jemaah umrah asal Kalimantan Selatan yang sempat terlantar di Arab Saudi akhirnya dapat kembali ke Indonesia setelah Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Selatan, Bambang Heri Purnama, mengambil inisiatif membiayai seluruh proses pemulangan menggunakan dana pribadinya.

Bambang bergerak cepat setelah menerima informasi bahwa puluhan jemaah belum bisa pulang ke Tanah Air karena penyelenggara perjalanan umrah diduga mengalami kendala keuangan. Tanpa menunggu bantuan dari pihak lain, ia langsung mengoordinasikan pembelian tiket dan proses keberangkatan para jemaah.

Sebanyak 36 jemaah dijadwalkan bertolak dari Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, menuju Banjarmasin setelah seluruh administrasi dan pemesanan tiket penerbangan selesai. Tim yang berada di Arab Saudi terus memastikan seluruh tahapan pemulangan berjalan lancar.

Bambang mengatakan keputusan tersebut murni didasari rasa kemanusiaan. Menurutnya, para jemaah telah menuntaskan ibadah umrah sehingga mereka berhak memperoleh kepastian untuk kembali ke Indonesia dengan aman.

“Saya tidak ingin para jemaah terlalu lama terlantar di Arab Saudi. Mereka datang untuk beribadah dan sudah seharusnya bisa kembali ke Tanah Air dengan aman. Karena itu, saya berinisiatif membantu proses pemulangan mereka menggunakan dana pribadi sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan,” ujar Bambang.

Ia menegaskan, bantuan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat Kalimantan Selatan yang sedang menghadapi kesulitan di luar negeri. Bambang berharap langkah cepat itu dapat mengurangi beban para jemaah beserta keluarganya yang menunggu kepulangan mereka di Indonesia.

Selain membantu proses pemulangan, Bambang meminta seluruh penyelenggara perjalanan ibadah umrah meningkatkan profesionalisme dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada jemaah. Menurutnya, setiap biro perjalanan harus memastikan seluruh rangkaian perjalanan berjalan sesuai dengan hak-hak jemaah.

“Peristiwa ini harus menjadi evaluasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan masyarakat lebih terlindungi,” katanya.

Bambang menjelaskan dirinya sedang berada di Arab Saudi bersama keluarga sejak 24 Juli hingga 5 Agustus 2026. Keberadaannya di lokasi memudahkan koordinasi dengan berbagai pihak sehingga proses pemulangan dapat dipercepat.

Ia juga mendorong pemerintah dan instansi terkait mengusut penyebab keterlantaran para jemaah. Apabila ditemukan dugaan pelanggaran dalam penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah, Bambang berharap para korban memperoleh perlindungan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Bambang berharap seluruh jemaah tiba di Banjarmasin dalam kondisi sehat dan selamat. Ia menegaskan bahwa kepedulian terhadap sesama harus diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama ketika masyarakat Indonesia menghadapi kesulitan di luar negeri.(Red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *