10 Oktober 2026

Pengamat Transportasi Soroti Pool Bus di SM Raja Medan, Minta Penumpang Naik dari Terminal

Keterangan foto: Aktivitas pool bus di Jalan Sisingamangaraja Medan disorot karena berpotensi memicu kemacetan.

kawankitanews.web.id – Keberadaan sejumlah pool bus di sepanjang Jalan Sisingamangaraja (SM Raja), Kota Medan, mendapat sorotan pengamat transportasi. Aktivitas bus yang keluar-masuk pool serta menaikkan dan menurunkan penumpang dinilai dapat memperburuk kepadatan lalu lintas di salah satu jalur utama Kota Medan tersebut.

Pengamat Transportasi Universitas Sumatera Utara (USU), Dr. M Ridwan Anas, ST, MT, mengatakan kemacetan sudah menjadi persoalan umum di Kota Medan. Menurutnya, aktivitas pool bus di sepanjang Jalan Sisingamangaraja dapat semakin menambah beban ruas jalan, terutama saat jam sibuk.

“Secara makro memang Kota Medan sudah macet. Jadi kalau di jam-jam puncak Jalan Sisingamangaraja juga mengalami kemacetan, ditambah lagi masalah pool bus yang berada di sepanjang Jalan Sisingamangaraja makin memperburuk kinerja jalan,” ujar Ridwan.

Ia menilai pemerintah perlu memperkuat penegakan aturan terhadap aktivitas angkutan umum yang berpotensi menghambat arus lalu lintas. Ridwan juga mendorong masyarakat dan pemilik bus meningkatkan kesadaran untuk menggunakan terminal sebagai lokasi menaikkan dan menurunkan penumpang.

“Untuk itu law enforcement dan kesadaran masyarakat sangat diperlukan. Begitu juga dengan kesadaran para pemilik bus agar menganjurkan menaikkan dan menurunkan penumpang di terminal juga dibutuhkan,” jelasnya.

Ridwan menyebut regulasi terkait lokasi naik dan turun penumpang sebenarnya sudah tersedia. Karena itu, ia meminta semua pihak ikut mendorong perubahan kebiasaan masyarakat yang selama ini memilih naik atau turun langsung di pool bus.

“Sebab, selama ini sudah ada regulasi untuk menaikkan dan menurunkan penumpang di terminal. Maka peran kita semua untuk memberi tahu agar perilaku naik di pool dipindah ke terminal,” katanya.

Sebelumnya, hasil monitoring pada Selasa (18/8/2026) menemukan sejumlah pool bus masih menjalankan aktivitas di sepanjang Jalan Sisingamangaraja, mulai dari kawasan Masjid Raya Al Mashun hingga Simpang Flyover Amplas.

Sedikitnya enam pool bus terpantau beroperasi di ruas antara Masjid Raya hingga Simpang Indogrosir. Pool tersebut antara lain Bobby Paradep, KUPJ Tour Grup, Andalas Travel, PT Bahtera Napu Artha Gopans Jaya, Paradep, dan Bintang Tapanuli.

Monitoring juga menemukan puluhan operator bus yang beraktivitas di sepanjang koridor tersebut. Sejumlah bus bahkan terpantau berhenti atau memarkirkan kendaraan di bahu jalan saat menjalankan aktivitas menaikkan dan menurunkan penumpang.

Aktivitas tersebut dapat menghambat pergerakan kendaraan lain. Kondisi semakin terasa ketika bus keluar atau masuk pool pada saat volume kendaraan sedang tinggi.

Sejumlah pool juga berada dalam lokasi yang berdekatan, salah satunya di sekitar Simpang Indogrosir yang menjadi lokasi aktivitas pool Bintang Utara Putra dan Rajawali.

Kondisi ini mendorong perlunya penataan dan pengawasan terhadap aktivitas pool bus di Jalan Sisingamangaraja. Pemerintah Kota Medan bersama instansi terkait perlu memastikan operator menjalankan kegiatan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pengaturan lokasi pool, penertiban kendaraan yang berhenti di bahu jalan, serta penerapan kewajiban menaikkan dan menurunkan penumpang di terminal dinilai dapat membantu mengurangi hambatan lalu lintas.

Dengan penataan tersebut, Jalan Sisingamangaraja diharapkan dapat kembali berfungsi optimal sebagai jalur utama mobilitas masyarakat Kota Medan tanpa tambahan hambatan dari aktivitas pool bus.(Riki)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *