kawankitanews.web.id— Kebakaran menghanguskan rumah yang digunakan sebagai tempat penampungan limbah rongsok milik Warsito di Dukuh Tlogo RT 03/RW 02, Desa Demangan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, Minggu (16/8/2026) pagi.
Warga pertama kali mengetahui kebakaran sekitar pukul 05.15 WIB. Suwarno, warga setempat, melihat kobaran api muncul dari bagian dapur rumah tersebut.
Api diduga berasal dari tungku kayu yang digunakan untuk memasak. Saat kejadian, tiupan angin cukup kencang sehingga api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan yang menyimpan berbagai jenis limbah rongsok.
Suwarno kemudian meminta bantuan warga dan menyampaikan informasi kebakaran kepada masyarakat sekitar. Warga selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada Babinsa Koramil 10/Sambi Kodim 0724/Boyolali, Serka Dwi S, serta piket Polsek Sambi. Petugas juga menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Boyolali.
Mendapat laporan tersebut, Serka Dwi S bersama anggota Polsek Sambi, petugas Damkar, dan warga langsung menuju lokasi. Mereka bekerja sama memadamkan kobaran api agar tidak menjalar ke bangunan maupun rumah warga di sekitar lokasi.
Kesigapan warga dan petugas membantu mengendalikan api. Setelah berjibaku melakukan pemadaman, petugas berhasil menguasai kobaran api sehingga kebakaran tidak meluas.
Serka Dwi S mengatakan kecepatan warga melaporkan kejadian sangat membantu petugas mengambil tindakan. Kerja sama antara Babinsa, kepolisian, Damkar, dan masyarakat juga mempercepat proses pemadaman.
“Kecepatan warga dalam melaporkan kejadian dan kesigapan petugas di lapangan sangat membantu mencegah kebakaran meluas,” ujar Serka Dwi S.
Kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Namun, pemilik mengalami kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp90 juta hingga Rp100 juta.
Dugaan sementara menyebutkan kebakaran bermula dari tungku kayu yang masih menyala. Pemilik kemudian meninggalkan rumah untuk mencari limbah rongsok. Angin yang bertiup cukup kencang diduga membuat api dari tungku merambat hingga membakar bangunan penampungan.
Petugas mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan tungku atau sumber api, terutama ketika meninggalkan rumah. Warga juga diminta segera melapor apabila menemukan tanda-tanda kebakaran untuk mencegah api meluas.
(Red)

