9 Agustus 2026

Menuju Pemilu 2029, Jacob Ereste Minta Partai Buruh Perkuat Konsolidasi Politik

Jacob Ereste mengajak Partai Buruh memperkuat konsolidasi politik sebagai langkah menghadapi Pemilu 2029.

kawankitanews.web.id – Pengamat sosial dan politik Jacob Ereste meminta Partai Buruh memanfaatkan waktu menjelang Pemilu 2029 untuk memperkuat konsolidasi politik serta memperluas basis dukungan masyarakat.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi kunci agar Partai Buruh mampu meningkatkan peran politiknya sekaligus memperjuangkan kepentingan buruh dan kelompok masyarakat marginal.

Dalam keterangannya di Pecenongan, Jakarta, Senin (6/7/2026), Jacob mengatakan Partai Buruh memiliki peluang besar untuk berkembang apabila mampu membangun sinergi dengan organisasi buruh, petani, nelayan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pegawai honorer, pengemudi ojek online, serta kalangan mahasiswa.

“Partai Buruh harus memperkuat konsolidasi sejak sekarang. Dukungan politik tidak akan tumbuh tanpa kerja organisasi yang terstruktur dan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Jacob.

Ia menjelaskan bahwa perjuangan meningkatkan kesejahteraan buruh tidak cukup dilakukan melalui aksi-aksi organisasi serikat pekerja.

Menurutnya, jalur politik juga harus dimanfaatkan agar aspirasi pekerja dapat diterjemahkan menjadi kebijakan publik yang berpihak kepada masyarakat.

Jacob menilai pembentukan Koalisi Besar Perjuangan Buruh yang melibatkan berbagai konfederasi dan federasi serikat pekerja untuk mengawal pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan merupakan momentum penting bagi Partai Buruh untuk memperkuat eksistensi politiknya.

Selain mengawal isu ketenagakerjaan, ia mendorong Partai Buruh menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara luas.

Menurutnya, petani membutuhkan kemudahan memperoleh pupuk dan benih berkualitas, nelayan memerlukan akses bahan bakar yang terjangkau, sedangkan pelaku UMKM membutuhkan dukungan permodalan, pelatihan, dan akses pasar.

Jacob juga menyoroti kondisi pegawai honorer dan pengemudi ojek online yang dinilainya masih memerlukan perhatian lebih besar.

Ia berharap Partai Buruh mampu memperjuangkan perlindungan sosial, kepastian kerja, dan peningkatan kesejahteraan bagi kelompok pekerja tersebut.

Ia menambahkan bahwa mahasiswa juga memiliki peran strategis dalam memperkuat gerakan politik yang berpihak kepada rakyat.

Melalui kolaborasi dengan kalangan akademisi dan mahasiswa, Partai Buruh dinilai dapat membangun kaderisasi sekaligus meningkatkan literasi politik masyarakat.

Menurut Jacob, konsolidasi organisasi harus dilakukan secara berkelanjutan melalui penguatan struktur partai, peningkatan kapasitas kader, serta komunikasi yang intensif dengan berbagai kelompok masyarakat.

Langkah tersebut dinilai penting untuk membangun kepercayaan publik menjelang Pemilu 2029.

Jacob optimistis Partai Buruh memiliki peluang memperbesar dukungan elektoral apabila mampu menjaga konsistensi perjuangan dan menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi buruh, petani, nelayan, UMKM, serta kelompok pekerja lainnya.

Ia berharap Partai Buruh dapat memanfaatkan waktu yang tersisa menuju Pemilu 2029 untuk memperkuat organisasi, memperluas jaringan, dan menegaskan posisinya sebagai kekuatan politik yang fokus memperjuangkan kepentingan masyarakat pekerja serta mendorong lahirnya kebijakan publik yang lebih adil dan berpihak kepada rakyat.(Kontributor Yacob)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *