9 Agustus 2026

Kapolres Nganjuk Apresiasi Kesigapan Aipda Sutrisno Evakuasi Balita Korban Bus Masuk Sungai

Aipda Sutrisno menggendong balita korban kecelakaan bus menuju ambulans untuk mendapat penanganan medis.

Kawankitanews.web.id – Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., mengapresiasi kesigapan Bhabinkamtibmas Polsek Bagor, Aipda Sutrisno, yang berhasil mengevakuasi seorang balita korban kecelakaan Bus Sugeng Rahayu yang terjun ke sungai di kawasan Jembatan Paron, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk.

Peristiwa kecelakaan yang terjadi pada Sabtu (4/7/2026) itu sempat menimbulkan kepanikan di lokasi. Di tengah situasi darurat, Aipda Sutrisno bersama warga bergerak cepat melakukan proses penyelamatan terhadap para korban, termasuk seorang balita yang sempat tercebur ke sungai.

Balita yang diketahui bernama Al Arsy Wildan, putra seorang anggota TNI AL asal Kota Bekasi, mengalami luka robek di bagian leher kanan akibat kecelakaan tersebut. Tanpa menunggu lama, Aipda Sutrisno menggendong korban menuju ambulans agar segera mendapat penanganan medis di rumah sakit.

Aksi kemanusiaan tersebut terekam kamera warga dan viral di berbagai platform media sosial. Banyak masyarakat memberikan apresiasi atas tindakan cepat anggota Polri yang dinilai mengutamakan keselamatan korban di tengah situasi yang penuh risiko.

Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan mengatakan keberhasilan proses evakuasi tidak lepas dari kerja sama antara personel kepolisian dan masyarakat yang saling bahu-membahu membantu para korban.

“Saya mengapresiasi kesigapan seluruh personel bersama warga yang bahu-membahu melakukan evakuasi. Alhamdulillah balita yang berhasil diselamatkan kini dalam kondisi tertangani dengan baik oleh pihak medis,” ujar AKBP Suria Miftah Irawan.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Nganjuk AKP Fajar Kurniadi, S.Sos., menjelaskan bahwa balita tersebut sempat tercebur ke sungai setelah bus mengalami kecelakaan sebelum akhirnya berhasil diselamatkan oleh warga dan petugas di lokasi.

“Korban sempat tercebur ke sungai dan langsung ditolong bersama-sama oleh warga termasuk Aipda Sutrisno,” jelas AKP Fajar Kurniadi.

Ia menambahkan, saat pertama kali ditemukan kondisi balita terlihat lemas dan tidak menangis. Setelah mendapatkan penanganan intensif dari tim medis, kondisi korban berangsur membaik dan terus dalam pemantauan.

Viralnya video penyelamatan tersebut memunculkan banyak komentar positif dari masyarakat. Warganet menilai aksi Aipda Sutrisno mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan serta pengabdian Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pertolongan cepat saat terjadi keadaan darurat.

Kesigapan personel Polres Nganjuk dalam menyelamatkan korban menjadi wujud komitmen Polri untuk selalu hadir demi keselamatan masyarakat.(Red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *