23 Juni 2026

Jaga Profesionalisme TNI, Kodim Boyolali Gelar Latihan Menembak Semester II 2026

Foto: Prajurit Kodim 0724/Boyolali melaksanakan latihan menembak senjata ringan untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapan tempur.

kawankitanews.web.id – Kodim 0724/Boyolali terus menjaga profesionalisme prajurit TNI melalui pelaksanaan Latihan Menembak Senjata Ringan Semester II Tahun Anggaran 2026 yang digelar pada Senin (15/06/2026). Kegiatan ini diikuti seluruh prajurit, mulai dari Perwira, Bintara, hingga Tamtama sebagai bagian dari pembinaan satuan secara berkelanjutan.

Pasi-2/Ops Kodim 0724/Boyolali, Kapten Inf Muslih, menjelaskan bahwa latihan menembak menjadi salah satu program penting dalam pembinaan kemampuan dasar keprajuritan. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga menjaga kesiapan operasional prajurit di lapangan.

“Latihan ini kami laksanakan secara rutin untuk menjaga dan meningkatkan kemampuan menembak seluruh prajurit agar selalu siap melaksanakan tugas,” ujar Kapten Inf Muslih.

Dalam pelaksanaannya, prajurit Kodim 0724/Boyolali mengikuti dua materi utama, yaitu menembak senjata laras panjang dengan jarak 100 meter menggunakan posisi tiarap, serta menembak pistol dengan jarak 20 meter dalam posisi berdiri.

Setiap peserta menggunakan standar 13 butir peluru, yang terdiri dari 3 butir peluru koreksi dan 10 butir peluru penilaian. Skema tersebut diterapkan untuk mengukur ketepatan, konsistensi, dan kemampuan pengendalian senjata setiap prajurit.

Kapten Inf Muslih menegaskan bahwa latihan menembak juga bertujuan mempertahankan naluri tempur prajurit. Menurutnya, kemampuan tersebut harus terus diasah agar setiap personel tetap memiliki kesiapsiagaan tinggi dalam menghadapi berbagai situasi tugas.

Ia juga menekankan pentingnya disiplin dan kepatuhan terhadap prosedur keamanan selama latihan berlangsung. Sebelum kegiatan dimulai, seluruh prajurit menerima briefing terkait tata cara penggunaan senjata yang aman dan sesuai standar operasional.

“Keselamatan menjadi prioritas utama. Setiap prajurit wajib mematuhi prosedur yang berlaku karena kelalaian sekecil apa pun dapat menimbulkan risiko fatal,” tegasnya.

Selain itu, Kapten Inf Muslih mengajak seluruh prajurit untuk memanfaatkan latihan secara maksimal guna meningkatkan kemampuan individu, terutama dalam hal ketepatan dan penguasaan senjata.

Melalui latihan yang terjadwal dan berkesinambungan, Kodim 0724/Boyolali berharap seluruh prajurit semakin profesional, terampil, dan memiliki kesiapan tempur yang optimal, sekaligus tetap mengutamakan aspek keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas dan latihan.(Red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *