kawankitanews.web.id– Desa Johunut, Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, terus mengembangkan program pengelolaan lingkungan melalui pembangunan Bank Sampah yang melibatkan TNI, pemerintah desa, dan masyarakat.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, sekaligus aman bagi warga.
Kegiatan pembangunan Bank Sampah dilaksanakan melalui karya bakti yang berlangsung di Dusun Gebang RT 04/04 pada Kamis (11/6/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Peltu Sucipto dan melibatkan sekitar 35 warga masyarakat bersama unsur Forkopimcam Paranggupito, perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat.
Warga dan aparat bekerja bahu-membahu membangun fasilitas Bank Sampah sebagai sarana pengelolaan sampah yang lebih terorganisir.
Melalui program ini, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya memilah sampah sejak dari rumah sehingga limbah yang masih memiliki nilai ekonomis dapat dimanfaatkan kembali.
Peltu Sucipto mengatakan bahwa keberadaan Bank Sampah tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan,
tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan.
“Kami mendukung penuh program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Bank Sampah dapat membantu menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya pengelolaan sampah,” ujarnya.
Selain pembangunan Bank Sampah, kegiatan karya bakti juga diisi dengan pengecekan fasilitas Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) oleh unsur Forkopimcam Paranggupito.
Pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh sarana keamanan lingkungan berfungsi dengan baik dan siap digunakan oleh masyarakat.
Keberadaan Poskamling yang aktif dinilai memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan.
Dengan dukungan warga melalui kegiatan ronda malam dan pengawasan lingkungan secara bersama-sama, potensi gangguan keamanan dapat dicegah lebih dini.
Kepala Dusun Gebang menyampaikan apresiasi atas keterlibatan TNI dan seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut.
Menurutnya, sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan lingkungan yang nyaman dan kondusif.
“Kami sangat bersyukur karena masyarakat menunjukkan antusiasme yang tinggi. Kehadiran TNI dan Forkopimcam memberikan semangat bagi warga untuk terus menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan,” katanya.
Melalui program Bank Sampah, warga Desa Johunut tidak hanya memperoleh manfaat dari lingkungan yang lebih bersih,
tetapi juga memiliki peluang untuk meningkatkan nilai ekonomi dari hasil pengelolaan sampah yang dilakukan secara kolektif.
Kegiatan karya bakti tersebut sekaligus memperlihatkan kuatnya budaya gotong royong yang masih terjaga di tengah masyarakat pedesaan.
Kolaborasi antara TNI, pemerintah desa, dan warga menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.
Dengan pengembangan Bank Sampah dan penguatan fungsi Poskamling,
Desa Johunut berharap dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengelola lingkungan sekaligus menjaga keamanan melalui kebersamaan dan semangat gotong royong.(Red)

