11 Oktober 2026

Ajak Pelajar Jadi Prajurit TNI AD, Satgas TMMD Boyolali Jelaskan Tahapan Seleksi

Satgas TMMD Boyolali memberikan sosialisasi rekrutmen TNI AD kepada para pelajar.

kawankitanews.web.id – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Kodim 0724/Boyolali mengajak pelajar mempersiapkan diri untuk meraih cita-cita menjadi prajurit TNI Angkatan Darat (AD). Ajakan tersebut disampaikan melalui sosialisasi penerimaan Calon Bintara (Caba) dan Calon Tamtama (Cata) Prajurit Karier (PK) TNI AD Gelombang III Tahun 2026.

Satgas TMMD menggelar sosialisasi tersebut di SMK Negeri 1 Wonosegoro, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, Selasa (28/7/2026). Kegiatan ini memberikan informasi kepada para pelajar mengenai persyaratan, tahapan seleksi, dan ketentuan penerimaan prajurit TNI AD.

Dalam kegiatan tersebut, Peltu Mujiono mendorong para siswa agar berani mengejar cita-cita menjadi prajurit TNI AD. Ia meminta pelajar mempersiapkan diri sejak dini dengan meningkatkan kemampuan fisik, mental, dan akademik.

Peltu Mujiono menjelaskan bahwa calon peserta harus memahami setiap tahapan seleksi dan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Ia juga mengingatkan calon peserta agar mengikuti proses penerimaan sesuai prosedur resmi.

Para peserta dapat melakukan pendaftaran secara online melalui laman resmi rekrutmen TNI AD. Masyarakat yang membutuhkan informasi atau mengalami kendala dalam proses pendaftaran juga dapat mendatangi satuan TNI AD terdekat.

Untuk membantu masyarakat di wilayah Wonosegoro, Koramil 17/Wonosegoro siap memberikan informasi dan pendampingan selama proses pendaftaran. Langkah tersebut diharapkan dapat memudahkan calon peserta memahami mekanisme penerimaan prajurit TNI AD.

Peltu Mujiono menegaskan bahwa proses penerimaan prajurit TNI AD tidak memungut biaya. Ia meminta para pelajar dan calon peserta tidak mempercayai pihak yang menawarkan bantuan kelulusan dengan imbalan tertentu.

Menurutnya, panitia menentukan kelulusan berdasarkan kemampuan, kualitas, serta hasil pemeriksaan dan pengujian sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, calon peserta harus mengandalkan kemampuan diri dan mempersiapkan diri secara maksimal.

“Menjadi prajurit TNI AD merupakan kehormatan sekaligus bentuk nyata pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Peltu Mujiono.

Selain menjelaskan tahapan seleksi, Satgas TMMD juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk menumbuhkan semangat bela negara di kalangan pelajar. Satgas berharap informasi yang diberikan dapat membuka wawasan generasi muda mengenai peluang pengabdian melalui TNI AD.

Melalui sosialisasi ini, Satgas TMMD Sengkuyung Tahap III Kodim 0724/Boyolali berharap semakin banyak pelajar memahami proses penerimaan prajurit TNI AD. Para siswa juga diharapkan mempersiapkan diri dengan baik dan mengikuti seluruh tahapan seleksi secara sportif sesuai aturan yang berlaku.

Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat komunikasi antara TNI dan masyarakat, khususnya generasi muda. Satgas TMMD mendorong para pelajar untuk terus mengembangkan potensi dan berani mengejar cita-cita demi masa depan serta pengabdian kepada bangsa dan negara.(Red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *