11 Oktober 2026

Edukasi Artificial Intelligence, Polres Pasuruan Ajak Pelajar Jadi Pengguna Teknologi yang Bijak

Keterangan foto: Polres Pasuruan mengedukasi pelajar tentang penggunaan AI secara bijak dan bertanggung jawab.

kawankitanews.web.id– Polres Pasuruan Polda Jawa Timur mengajak pelajar menjadi pengguna teknologi yang cerdas dan bertanggung jawab melalui sosialisasi edukasi Artificial Intelligence (AI). Kegiatan ini bertujuan memperkuat literasi digital pelajar di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan.

Polres Pasuruan melalui Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM) bersama Satbinmas dan Satlantas memberikan edukasi AI kepada para pelajar di sejumlah sekolah di Kabupaten Pasuruan, termasuk SMAMBA.

Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono melalui Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno mengatakan, pihaknya terus mendorong pelajar memahami perkembangan teknologi AI agar dapat memanfaatkannya secara cerdas, bijak, produktif, dan bertanggung jawab.

“Polres Pasuruan terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah dunia pendidikan serta berkontribusi dalam membangun generasi muda yang cerdas, berkarakter, adaptif terhadap teknologi, dan bertanggung jawab dalam menggunakan kecerdasan buatan,” ujar Iptu Joko, Jumat (21/8/2026).

Polisi Tekankan Literasi Digital

Iptu Joko menjelaskan, perkembangan teknologi memberikan banyak manfaat bagi pelajar. Namun, penggunaan AI juga membutuhkan sikap kritis dan etis agar teknologi tersebut tidak disalahgunakan.

Karena itu, polisi mengajak pelajar memahami manfaat, risiko, serta batasan penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami imbau kepada pelajar untuk bijak menggunakan teknologi, cerdas memanfaatkan AI, namun tetap berkarakter dalam setiap langkah,” tambah Iptu Joko.

Polres Pasuruan juga mendorong siswa menggunakan AI sebagai sarana pendukung kegiatan belajar. Pelajar dapat memanfaatkan teknologi tersebut untuk mencari ide, mengembangkan kreativitas, serta meningkatkan kemampuan diri.

Pelajar Didorong Manfaatkan AI secara Positif

Dalam kegiatan tersebut, personel Polres Pasuruan memberikan pemahaman mengenai perkembangan Artificial Intelligence dan pentingnya membangun literasi digital.

Polisi mengingatkan pelajar agar tidak menjadikan AI sebagai pengganti kemampuan berpikir. Pelajar tetap perlu memeriksa informasi, memahami sumber data, dan menggunakan teknologi sesuai kebutuhan.

Edukasi ini diharapkan mampu membekali generasi muda menghadapi era digital dengan lebih siap. Polres Pasuruan juga berharap pelajar dapat memanfaatkan perkembangan AI untuk kegiatan yang positif dan produktif.

Melalui sosialisasi tersebut, Polres Pasuruan menegaskan komitmennya mendukung dunia pendidikan sekaligus membangun generasi muda yang adaptif terhadap teknologi, memiliki karakter, serta mampu menggunakan kecerdasan buatan secara bijak dan bertanggung jawab.(Red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *