kawankitanews.web.id — Kebakaran menghanguskan rumah Kepala Desa Selaselilau, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu, Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 13.00 WITA.
Saat api mulai membakar rumah, Mawar dan ibunya yang sudah lanjut usia masih berada di dalam. Mawar langsung memprioritaskan keselamatan ibunya begitu mengetahui kobaran api.
Mawar menuturkan, sebelum kebakaran terjadi, dirinya baru pulang dari Kantor Desa. Ia kemudian meminta ibunya beristirahat sebelum ikut beristirahat.
“Saya tidak tahu. Setelah saya pulang dari Kantor Desa, di rumah ada ibu saya yang sudah tua. Saya bilang ibu saya tidur dulu, Bu. Namun saat saya istirahat, ada warga yang menggedor pintu dan memberitahu bahwa ada api. Saya kaget dan langsung membawa ibu saya keluar rumah,” ujar Mawar saat ditemui di lokasi.
Menurut Mawar, warga lebih dahulu menyadari adanya kebakaran dan menggedor pintu rumah untuk memberi peringatan. Setelah mendengar pemberitahuan tersebut, Mawar segera menuju ibunya dan membawanya keluar dari rumah.
Mawar mengatakan api terlihat berasal dari bagian dapur. Namun, ia belum mengetahui sumber api secara pasti. Ia menduga kebakaran kemungkinan berkaitan dengan korsleting listrik atau gas, tetapi belum dapat memastikan penyebabnya.
“Penyebab api dari dapur saya tidak tahu, apakah berasal dari korsleting listrik atau gas. Di rumah hanya saya dan ibu saya. Yang jelas, saya bawa dulu ibu saya keluar,” katanya.
Setelah memastikan ibunya berada di tempat aman, Mawar melihat api telah membakar sejumlah bagian rumah. Kobaran api juga menghanguskan berbagai barang miliknya.
Pakaian dan ijazah milik Mawar ikut terbakar. Selain itu, api turut merusak bagian depan mobil Honda Brio yang berada di sekitar rumah.
“Jadi semua barang, termasuk ijazah dan baju terbakar. Bagian depan mobil Brio juga terbakar,” ungkap Mawar.
Sementara itu, Kepala Satpol PP dan Damkar Tanah Bumbu Syaikul Ansyari mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 13.13 WITA melalui telepon.
Petugas Posko Induk Damkar Simpang Empat langsung merespons laporan tersebut. Mereka mengerahkan tiga unit armada pemadam kebakaran menuju lokasi kejadian.
“Selanjutnya anggota melakukan persiapan dan berangkat ke lokasi kejadian dengan tiga unit armada Posko Damkar Simpang Empat,” kata Syaikul.
Petugas Damkar kemudian melakukan pemadaman bersama Relawan Jhoda Rescue, Polsek Karang Bintang, aparat Desa Selaselilau, dan Kecamatan Karang Bintang.
Petugas dan relawan bekerja bersama untuk mengendalikan kobaran api hingga akhirnya berhasil dipadamkan. Mereka juga memastikan tidak ada lagi titik api yang dapat memicu kebakaran susulan.
Kebakaran tersebut menyebabkan sejumlah barang milik Mawar hangus terbakar. Meski demikian, Mawar berhasil menyelamatkan ibunya terlebih dahulu sebelum api meluas di dalam rumah.
Hingga proses pemadaman selesai, petugas belum memastikan penyebab kebakaran. Sumber api yang diduga berasal dari area dapur masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.(Herman )

