15 Agustus 2026

AMBIL DAGING 1,5 KG LANGSUNG DILAPORKAN KE POLISI: DI MANA HATI NURANI DAN KEMANUSIAAN PT IWIP ?

KawankitaNews web id

WEDA TENGAH, 14 Agustus 2026
— Sebuah peristiwa yang memilukan sekaligus menyayat hati terjadi di lingkungan kawasan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP). Seorang karyawan bernama Klion Balida, warga asal Desa Kaometi, Kabupaten Halmahera Utara, kini harus berhadapan dengan pihak berwajib hanya karena mengambil sepotong daging babi seberat kurang lebih 1,5 kilogram dari kantin perusahaan saat jam pulang kerja.

Menurut penuturan Klion Balida kepada awak media, Jumat, 14 Agustus 2026, pukul 10.15 WIT, ia mengambil daging tersebut dengan niat sederhana: dibawa pulang ke tempat kos untuk dijadikan makanan sehari-hari. Niat yang lahir dari perut yang lapar dan kebutuhan hidup yang sederhana.

Namun sesampainya di pintu keluar kawasan, tindakannya diketahui oleh petugas keamanan. Dan yang terjadi sungguh di luar dugaan alih-alih ditegur, diberi peringatan, atau diselesaikan secara kekeluargaan sebagaimana layaknya sesama manusia, Klion justru langsung dilaporkan ke Polsubsektor Weda Tengah.

Di Mana Hati Nurani dan Kemanusiaan ?

Inilah yang menjadi pertanyaan tajam kita semua:
Di mana letak kemanusiaan pihak PT IWIP ?

Seorang anak bangsa, pekerja yang setiap hari menguras tenaga dan keringat demi kemajuan perusahaan, hanya karena mengambil daging seberat 1,5 kg untuk makan langsung dilaporkan ke polisi. Tidak ada pembicaraan, tidak ada peringatan, tidak ada pertimbangan kemanusiaan sedikit pun.

Apakah 1,5 kilogram daging itu nilainya lebih mahal daripada harga seorang pekerja?
Apakah aturan perusahaan harus ditegakkan dengan kekejaman demikian, tanpa menyisakan sedikit pun ruang untuk belas kasih dan pertimbangan kemanusiaan?

Kami tidak membenarkan perbuatan mengambil barang tanpa izin.
Namun pertanyaannya tetap berdiri tegak:
Apakah laporan ke polisi adalah satu-satunya jalan ?
Dimana hati nurani ?
Di mana rasa kemanusiaan yang seharusnya menjadi dasar hubungan antarmanusia, terlebih dahulu sesama anak negeri yang bekerja di tanah sendiri?

Semoga kejadian ini menjadi renungan bagi kita semua. Hukum harus ditegakkan, tetapi kemanusiaan tidak boleh dilupakan.

Red/”Bung”

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *