KawankitaNews web .id
MAKIAN BARAT, 12 Agustus 2026
– Lihatlah semangat yang membara di Pantai Togurua, Desa Malapa Di sini, Ibu-Ibu Dapur dan Anak-Anak Kompleks tampil begitu antusias, begitu kompak, begitu penuh semangat menyambut 17 Agustus
HUT RI ke-81 Tahun.
Ini bukan sekadar berkumpul dan bersenang-senang. Ini adalah bukti nyata. semangat kemerdekaan masih hidup di hati rakyat yang sederhana.
Bung Karno berseru dengan lantang ;
“Berikan aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia”
Dan di sinilah pemuda-pemudi Malapa berdiri sebagai garda terdepan.
Mereka tidak menunggu perintah dari jauh. Mereka bergerak sendiri, menyatukan hati, mengajak seluruh keluarga besar dari Bacan, Malifut, Tofu, hingga Wailoa berkumpul di Pantai Togurua. Kalau Bung Karno melihat pemuda Malapa yang begitu bersatu, pasti beliau akan tersenyum bangga:
“Inilah pemuda yang kucari Pemuda yang tahu bersatu, tahu gotong royong, tahu menjaga asal-usul”
Tema yang diusung begitu dalam maknanya : “Mari Torang Rame-Rame Batobo untuk Membersihkan Diri Menuju Satu Hati.”
Bukan sekadar membersihkan sampah di pantai.
Lebih dari itu membersihkan hati dari perbedaan, membersihkan diri dari ego, membersihkan pikiran dari salah paham. Karena sejati kemerdekaan bukan hanya bebas dari penjajah, tapi bebas dari kebencian, bebas dari perpecahan, bebas dari kesombongan.
Ibu-Ibu Dapur yang tak kenal lelah menyiapkan makanan — merekalah pilar kasih sayang yang menopang persatuan. Anak-anak Kompleks yang tampil bersemangat — merekalah harapan masa depan yang tak boleh lupa akarnya. Kalau hati sudah bersih dan bersatu, maka pantai pun terjaga, keluarga pun terjaga, dan kemerdekaan pun terjaga maknanya.
Mari torang rame-rame batobo
Untuk pantai yang bersih, untuk hati yang satu, untuk Indonesia yang makin jaya.
Karena semangat Bung Karno tidak pernah mati — ia hidup di dada pemuda yang tetap bersatu, tetap berjuang, dan tetap mencintai tanah kelahirannya. 💪🏻✊🏻🇮🇩
“BUNG”

