9 Agustus 2026

Tanaman Jagung 0,75 Hektare Dipantau Polsek Kampar Kiri, Panen Ditargetkan September

Keterangan foto: Bhabinkamtibmas Polsek Kampar Kiri memantau tanaman jagung tahap III di Desa Lipat Kain Selatan.

kawankitanews.web.id – Polsek Kampar Kiri terus memantau perkembangan tanaman jagung di lahan ketahanan pangan tahap III di Desa Lipat Kain Selatan, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar. Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan tanaman tumbuh optimal hingga memasuki masa panen.

Pada Sabtu, 8 Agustus 2026, Bhabinkamtibmas Polsek Kampar Kiri Aipda Darmawel turun langsung ke lahan pertanian bersama Ketua Kelompok Tani Marianto dan anggota kelompok tani.

Mereka memeriksa kondisi tanaman jagung yang tumbuh di lahan seluas 0,75 hektare tersebut. Kelompok tani menanam jagung pada 11 Juli 2026 menggunakan bibit sebanyak 6 kilogram.

Petani menargetkan tanaman jagung itu dapat dipanen pada September 2026. Karena itu, Polsek Kampar Kiri melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan tanaman mendapatkan perawatan dan pemeliharaan yang baik.

Kapolres Kampar AKBP Boby Sembayang melalui Kapolsek Kampar Kiri Kompol RZ Siregar mengatakan, pihaknya memberikan perhatian terhadap setiap perkembangan tanaman sejak masa pertumbuhan hingga panen.

“Hari ini Polsek Kampar Kiri melakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung di lahan ketahanan pangan. Lahan tersebut memiliki luas 0,75 hektare dan ditanami jagung pada 11 Juli 2026 dengan jumlah bibit 6 kilogram. Kami berharap jagung tersebut dapat dipanen pada September nanti,” ujar Kompol RZ Siregar.

Ia menjelaskan, pemantauan rutin membantu petugas dan kelompok tani menemukan kendala sejak dini. Dengan demikian, petani dapat segera mengambil langkah untuk menjaga pertumbuhan tanaman.

“Setiap tanaman memiliki kendala dan persoalan masing-masing. Untuk itu, kami melakukan pengecekan secara rutin agar setiap kendala dapat diketahui dan diatasi secepatnya,” katanya.

Kompol RZ Siregar menegaskan, Polsek Kampar Kiri akan terus mendampingi kelompok tani dalam mengembangkan lahan ketahanan pangan. Pihaknya juga mendorong masyarakat untuk ikut menjaga produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Menurutnya, keberhasilan program ketahanan pangan membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Polsek Kampar Kiri pun membuka ruang kolaborasi dengan kelompok tani, pemerintah desa, dan elemen masyarakat lainnya.

“Polsek Kampar Kiri berkomitmen menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan. Kami akan membuka selebar-lebarnya kolaborasi dengan berbagai pihak demi menyukseskan Asta Cita Presiden Prabowo,” tegasnya.

Ia menambahkan, ketersediaan pangan memiliki kaitan erat dengan kesejahteraan dan stabilitas masyarakat. Ketika kebutuhan pangan tersedia dengan harga terjangkau, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan lebih baik.

“Pangan adalah kunci dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Jika pangan terpelihara dan terjaga dengan harga murah dan terjangkau, suasana kondusif juga dapat terjamin,” pungkasnya.

Melalui pemantauan dan pendampingan secara rutin, Polsek Kampar Kiri berharap tanaman jagung di lahan seluas 0,75 hektare tersebut tumbuh optimal. Hasil panen yang ditargetkan pada September 2026 diharapkan mampu memberikan manfaat bagi kelompok tani sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat di Kecamatan Kampar Kiri.(Red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *