9 Agustus 2026

Bulog Tetapkan Papua Selatan sebagai Kawasan Pengembangan Pangan Terbesar di Tanah Papua

Keterangan foto: Bulog memperkuat pengembangan kawasan pangan di Papua Selatan untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

kawankitanews.web.id  – Perum Bulog menetapkan Papua Selatan sebagai kawasan pengembangan pangan terbesar di Tanah Papua dengan total luas sekitar 102 ribu hektare. Kawasan tersebut mencakup 48.934 hektare lahan cetak sawah dan 53.499 hektare lahan optimalisasi yang tersebar di Kabupaten Merauke dan wilayah sekitarnya.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan kawasan itu diproyeksikan menjadi lumbung pangan masa depan Indonesia yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Pemerintah terus memperkuat sektor pertanian melalui pembangunan infrastruktur dan penerapan teknologi modern guna meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani.

Menurut Rizal, pemerintah mempercepat penyediaan berbagai sarana dan prasarana pertanian, mulai dari benih unggul, alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga pembangunan Rice Milling Unit (RMU), fasilitas pengering gabah (dryer), dan gudang penyimpanan hasil panen. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan nasional.

Modernisasi pertanian yang diterapkan di Merauke menunjukkan hasil positif. Produktivitas gabah yang sebelumnya rata-rata sekitar tiga ton per hektare kini meningkat menjadi antara empat hingga tujuh ton per hektare. Pemerintah juga menargetkan petani dapat melakukan penanaman hingga tiga kali dalam setahun sehingga produksi padi terus meningkat.

Peningkatan produktivitas tersebut turut berdampak pada kesejahteraan petani. Rizal menyebut pendapatan petani di kawasan pengembangan pangan mengalami kenaikan hingga 300 persen seiring meningkatnya hasil panen dan efisiensi pengelolaan lahan.

Antusiasme masyarakat terhadap program pengembangan pangan juga terus meningkat. Hal itu terlihat dari usulan para petani untuk menambah sekitar 2.000 hektare lahan sawah baru guna memperluas areal tanam dan meningkatkan produksi beras di Papua Selatan.

Sebelumnya, Ahmad Rizal Ramdhani mengikuti gerakan tanam padi serentak bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Merauke pada Sabtu (4/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat pengembangan kawasan pangan nasional sekaligus memperkuat posisi Merauke sebagai salah satu sentra produksi beras strategis di Indonesia.

Melalui pengembangan kawasan pangan berskala besar, pemerintah berharap Papua Selatan mampu menjadi salah satu penopang utama ketahanan pangan nasional. Sinergi antara pemerintah, Bulog, dan petani diharapkan dapat meningkatkan produksi beras, memperkuat cadangan pangan, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan.

Jika dioptimalkan untuk SEO, artikel ini menargetkan kata kunci Papua Selatan, Bulog, Merauke, kawasan pengembangan pangan, lumbung pangan Indonesia, dan ketahanan pangan nasional.(Red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *