8 Agustus 2026

SMAN 1 Gresik Jadi Contoh, Kadindik Jatim Dorong Guru Terus Tingkatkan Kompetensi

Keterangan foto: Kadindik Jatim Aries Agung Paewai mengapresiasi guru SMAN 1 Gresik yang terus meningkatkan kompetensi selama masa libur sekolah.

kawankitanews.web.id – Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menjadikan SMAN 1 Gresik sebagai contoh sekolah yang berhasil membangun budaya belajar di kalangan guru.

Saat berkunjung ke sekolah tersebut, Aries mengapresiasi komitmen para pendidik yang tetap aktif mengembangkan kompetensi meski berada di masa libur sekolah.

Dalam kunjungannya, Aries berdialog langsung dengan para guru di ruang pendidik.

Ia menegaskan bahwa libur sekolah bukan alasan untuk menghentikan proses belajar, melainkan menjadi kesempatan bagi guru untuk memperkuat kemampuan profesional dan memperluas wawasan.

“Guru adalah ujung tombak pendidikan. Ketika guru terus belajar, meningkatkan kompetensi, dan berinovasi, kualitas pendidikan juga akan terus meningkat.

Karena itu, manfaatkan masa libur sekolah untuk mengembangkan diri,” ujar Aries, Selasa (24/6).

Aries mengajak para guru mengikuti berbagai pelatihan, seminar, lokakarya, maupun kegiatan komunitas belajar.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan perubahan dunia pendidikan menuntut guru untuk terus memperbarui pengetahuan agar mampu menghadirkan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Komunitas Guru Belajar SMAN 1 Gresik yang tetap aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan pengembangan kompetensi selama masa liburan.

Komitmen tersebut dinilai menjadi bukti bahwa budaya belajar telah tumbuh kuat di lingkungan sekolah.

“Komunitas belajar seperti ini harus terus dikembangkan. Semangat berbagi pengalaman,

saling menginspirasi, dan meningkatkan kapasitas bersama merupakan kekuatan besar dalam membangun pendidikan yang berkualitas,” katanya.

Menurut Aries, dunia pendidikan saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari transformasi digital, perubahan karakter peserta didik,

hingga kebutuhan penguasaan keterampilan abad ke-21. Oleh sebab itu, guru harus memiliki semangat belajar sepanjang hayat agar mampu beradaptasi dengan setiap perubahan.

Ia menambahkan bahwa sekolah yang memiliki budaya belajar yang kuat akan lebih siap mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, kreatif, adaptif, dan memiliki daya saing.

Budaya tersebut harus dimulai dari para guru sebagai teladan bagi peserta didik.

Kunjungan ke SMAN 1 Gresik juga menjadi bagian dari upaya Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur untuk memperkuat komunikasi dengan para tenaga pendidik sekaligus memastikan program peningkatan kompetensi guru terus berjalan secara berkelanjutan.

Aries berharap semangat yang ditunjukkan guru-guru SMAN 1 Gresik dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Jawa Timur.

Ia optimistis, dengan guru yang terus belajar dan berinovasi, kualitas pendidikan di Jawa Timur akan semakin maju dan mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul serta siap menghadapi tantangan masa depan.(Fajar)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *