kawankitanews.web.id– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan melakukan peninjauan sarana, prasarana, serta kurikulum pembelajaran di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Generasi Cerdas Indonesia (GCI), Selasa (9/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses visitasi dan verifikasi lapangan untuk perpanjangan izin operasional lembaga yang telah berkiprah selama 11 tahun di bidang pendidikan nonformal.
Tim visitasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan datang ke kantor pusat GCI dan disambut langsung oleh Founder GCI, Muhamad Ramadhona atau yang akrab disapa Kak Rama, bersama jajaran manajemen dan para instruktur.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai aspek kelembagaan.
Mereka meninjau fasilitas belajar, ruang pelatihan, kelengkapan administrasi akademik, hingga sistem pengelolaan lembaga yang selama ini diterapkan oleh GCI.
Selain memeriksa sarana dan prasarana, tim visitasi juga mengevaluasi kurikulum pembelajaran yang digunakan GCI.
Penilaian difokuskan pada kesesuaian materi pelatihan dengan kebutuhan peserta didik serta relevansinya terhadap perkembangan dunia kerja dan transformasi digital.
Kak Rama menjelaskan bahwa GCI terus melakukan pembaruan kurikulum agar mampu menjawab tantangan zaman dan kebutuhan sumber daya manusia masa depan. Menurutnya,
“lembaga yang dipimpinnya mengintegrasikan berbagai kompetensi futuristik ke dalam program pelatihan.
“Kami terus mengembangkan kurikulum yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan teknis, tetapi juga membekali peserta dengan kemampuan digital,
” keterampilan interpersonal, dan jiwa kewirausahaan agar siap menghadapi perubahan dunia kerja,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa visitasi dari Dinas Pendidikan menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi sekaligus memastikan seluruh program yang dijalankan tetap memenuhi standar mutu pendidikan non formal.
Selama proses peninjauan, tim visitasi memberikan perhatian terhadap konsistensi GCI dalam menjaga kualitas pembelajaran dan tata kelola kelembagaan. Berbagai dokumen pendukung serta rekam jejak pelaksanaan program juga menjadi bagian dari bahan evaluasi.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan menilai keberadaan lembaga kursus dan pelatihan yang dikelola secara profesional memiliki peran penting dalam memperluas akses pendidikan keterampilan bagi masyarakat.
Oleh karena itu, lembaga yang memiliki tata kelola baik dan program yang relevan perlu terus didorong untuk berkembang.
Kegiatan visitasi berlangsung dalam suasana interaktif dan konstruktif.
Tim visitasi dan manajemen GCI juga melakukan diskusi mengenai pengembangan program pendidikan yang dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Memasuki usia ke-11 tahun, GCI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pelatihan yang inovatif,
“adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Melalui dukungan dan pembinaan dari Dinas Pendidikan, GCI optimistis dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi yang kompeten dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Kegiatan visitasi ditutup dengan evaluasi bersama, penandatanganan berita acara, serta sesi dokumentasi antara tim Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan dengan manajemen GCI.
(Kontributor Rochmad)

