10 Juni 2026

Turnamen Antarmahasiswa Papua di Medan Jadi Wadah Silaturahmi dan Kampanye Anti Premanisme

Keterangan foto: Mahasiswa Papua di Medan mengikuti turnamen voli dan futsal yang digelar IMP Sumut sebagai ajang silaturahmi dan kampanye anti premanisme serta anti kriminalitas

kawankitanews – Ikatan Mahasiswa Papua Sumatera Utara (IMP Sumut) menggelar turnamen olahraga antarmahasiswa Papua dari berbagai perguruan tinggi di Kota Medan sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus mengampanyekan gerakan anti premanisme dan anti kriminalitas di kalangan generasi muda.

Kegiatan yang mempertandingkan cabang olahraga voli dan futsal tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan mahasiswa Papua yang sedang menempuh pendidikan di berbagai kampus di Medan dan sekitarnya.

Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga menjadi wadah untuk memperkuat persaudaraan serta membangun semangat kebersamaan antar mahasiswa.

Mahasiswa Papua senior di Kota Medan, Silvester Kosamah, mengatakan bahwa kegiatan olahraga dapat menjadi sarana positif untuk membentuk karakter generasi muda yang disiplin, sportif, dan menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan.

Menurutnya, mahasiswa memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Karena itu, IMP Sumut berupaya mengajak mahasiswa untuk aktif dalam kegiatan yang bermanfaat dan menjauhi tindakan yang bertentangan dengan hukum.

“Turnamen ini bukan hanya tentang pertandingan olahraga, tetapi juga menjadi media untuk mempererat hubungan antarmahasiswa Papua serta mengajak generasi muda menjauhi tindakan kriminalitas dan premanisme,” ujar Silvester di sela kegiatan, Senin (8/6/2026).

Ia menegaskan bahwa menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama. Oleh sebab itu, mahasiswa perlu mengambil bagian dalam upaya menjaga lingkungan yang aman dan kondusif melalui kegiatan edukatif dan konstruktif.

Dalam kesempatan tersebut, IMP Sumut juga menyampaikan dukungannya kepada aparat kepolisian, khususnya Polda Sumatera Utara, dalam memberantas tindak kriminalitas jalanan dan aksi premanisme yang meresahkan masyarakat.

Silvester menilai kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan aparat penegak hukum sangat diperlukan untuk menciptakan kondisi sosial yang aman dan nyaman. Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan tidak dapat dibebankan hanya kepada aparat, melainkan membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya penegakan hukum dan menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif. Mahasiswa juga memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan contoh yang baik di tengah masyarakat,” katanya.

Wakil Ketua IMP Sumut, Aris Toteles, menambahkan bahwa organisasi mahasiswa akan terus mendorong berbagai kegiatan positif yang dapat mengembangkan potensi generasi muda sekaligus memperkuat solidaritas antar mahasiswa Papua di Sumatera Utara.

Melalui turnamen olahraga ini, IMP Sumut berharap mahasiswa semakin aktif dalam kegiatan yang produktif dan mampu menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar. Organisasi tersebut juga berkomitmen untuk terus mengedukasi generasi muda agar menjauhi perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun masyarakat.

Dengan semangat sportivitas dan persaudaraan yang dibangun melalui olahraga, IMP Sumut optimistis mahasiswa Papua dapat menjadi bagian dari solusi dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan bebas dari tindakan kriminalitas maupun premanisme.(Red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *