Program Koperasi Merah Putih dan MBG Diyakini Perkuat Ekonomi Desa

Prabowo Subianto meresmikan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara daring dari Boyolali, Sabtu (16/5/2026).
Prabowo Subianto meresmikan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara daring dari Boyolali, Sabtu (16/5/2026).

kawankitanews web.id– Pemerintah meyakini program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis (MBG) mampu menjadi penggerak utama penguatan ekonomi desa di berbagai daerah Indonesia.

Keyakinan tersebut disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto saat meresmikan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara daring dari KDKMP Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Sabtu (16/5/2026).

Dalam kegiatan itu, Dandim 0724/Boyolali Dhanu Anggoro Asmoro mendampingi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Pangdam IV/Diponegoro Achiruddin mengikuti jalannya peresmian.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tidak hanya berfungsi sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana distribusi kebutuhan pokok dan penguatan ketahanan pangan nasional.

Menurut Presiden, koperasi yang telah dibangun pemerintah kini dilengkapi dengan sistem operasional, gudang logistik, personel, hingga dukungan distribusi yang akan memperkuat aktivitas ekonomi di tingkat desa.

“Kita harus memiliki semangat dan tekad yang kuat untuk memajukan bangsa Indonesia. Tidak boleh kendor dan pantang menyerah. Fundamental ekonomi kita kuat dan Indonesia mampu menghadapi krisis ekonomi global,” tegas Presiden.

Presiden juga menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan memberikan dampak besar terhadap perputaran ekonomi masyarakat desa. Melalui program tersebut, kebutuhan bahan pangan akan melibatkan petani, peternak, pelaku UMKM, hingga koperasi desa sebagai rantai distribusi utama.

Pemerintah mencatat sebanyak 9.294 titik koperasi telah selesai dibangun di berbagai wilayah Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.061 koperasi siap dioperasionalkan untuk mendukung perekonomian masyarakat.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia mengapresiasi dukungan TNI, khususnya Babinsa, Danramil, dan Dandim yang aktif membantu pembangunan serta operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Babinsa, Danramil dan Dandim. Tanpa mereka pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini tidak akan terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Pemerintah berharap sinergi antara program koperasi dan MBG mampu membuka lapangan kerja baru, meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, serta memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis gotong royong.

Selain itu, keberadaan koperasi desa juga diharapkan mampu memutus rantai distribusi panjang yang selama ini merugikan petani dan masyarakat kecil, sehingga harga kebutuhan pokok menjadi lebih terjangkau dan stabil.(Red )

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *