kawankitanews.web.id– Satu unit sepeda motor terbakar saat pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di kios eceran kawasan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Senin (4/5/2026) sekitar pukul 11.45 WITA.
Peristiwa terjadi di Jalan A Yani Km 12.500, tepat di depan Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan, saat kondisi lalu lintas di sekitar lokasi masih cukup ramai.
Sepeda motor Yamaha Force 1 ZR bernomor polisi DA 3932 SR yang dikendarai Poniman (70), warga Sungai Andai, Banjarmasin Utara, tiba-tiba mengeluarkan api sesaat setelah pengendara menyalakan mesin usai mengisi sekitar dua liter Pertalite.
Poniman menjelaskan api muncul secara mendadak dari bagian bawah mesin.
“Saya baru selesai isi bensin, begitu mesin dinyalakan langsung muncul api dari bawah motor,” kata Poniman.
Petugas dan warga menduga korsleting pada bagian mesin menjadi pemicu utama munculnya api yang dengan cepat membesar dan membakar sebagian kendaraan.
Dalam kondisi panik, Poniman langsung mendorong motornya menjauh dari kios BBM untuk mencegah api merambat ke lokasi pengisian.
Karena tidak tersedia alat pemadam api ringan (APAR) di lokasi kejadian, ia kemudian mengarahkan motor ke sungai terdekat untuk memadamkan api.
Sejumlah warga bersama pihak kampus, termasuk petugas dari Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan, ikut membantu proses evakuasi dan pengamanan lokasi.
Mereka juga berupaya menenangkan korban agar tidak mengalami kepanikan berlebih.
Setelah api berhasil dipadamkan, warga mengevakuasi motor menggunakan tali derek hingga kembali ke daratan.
Namun, kendaraan tersebut mengalami kerusakan pada bagian kabel busi dan bawah mesin, sehingga tidak dapat langsung digunakan.
Poniman mengaku sedang dalam perjalanan menuju kawasan Km 17 untuk memancing sebelum insiden tersebut terjadi.
Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya standar keselamatan di lokasi pengisian BBM eceran,
“termasuk penyediaan alat pemadam kebakaran untuk mencegah insiden serupa terulang kembali.(Herman)

