10 Oktober 2026

Pencegahan Karhutla Jadi Bahasan PIRAMIDA Polres Pasuruan dan Media

Keterangan foto: Polres Pasuruan dan media membahas pencegahan karhutla melalui kegiatan PIRAMIDA.

Kawankitanews.web.id— Polres Pasuruan mengajak insan pers memperkuat sinergi dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Kepolisian mendorong media menyampaikan informasi yang cepat, faktual, dan berimbang agar masyarakat semakin waspada terhadap potensi karhutla.

Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan PIRAMIDA (Ngopi Bareng Awak Media) yang berlangsung di Gedung Tri Brata Polres Pasuruan, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan PIRAMIDA menjadi ruang komunikasi antara Polres Pasuruan dan awak media. Kepolisian bersama wartawan membahas peran pemberitaan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, termasuk mengenai potensi dan kejadian karhutla.

Kasi Humas Polres Pasuruan, IPTU Joko Suseno, S.H., menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini membantu kepolisian menyebarluaskan informasi kepada masyarakat.

“Terima kasih atas pemberitaannya. Informasi dari rekan-rekan media sangat membantu kami dalam memantau perkembangan situasi di lapangan, termasuk terkait kebakaran hutan dan lahan,” ujar Joko Suseno.

Joko mengatakan, informasi dari media dapat membantu kepolisian mengetahui kejadian maupun potensi karhutla di lapangan.

Petugas kemudian dapat melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengambil langkah sesuai kondisi.

Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan memasuki musim kemarau. Kondisi kering dapat meningkatkan risiko kebakaran di kawasan hutan dan lahan sehingga membutuhkan perhatian bersama.

Polres Pasuruan mendorong media ikut mengedukasi masyarakat mengenai pencegahan karhutla.

Pemberitaan yang informatif dapat membantu meningkatkan kesadaran warga agar tidak membakar lahan secara sembarangan.

Masyarakat juga diimbau segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menyebabkan kebakaran.

Perwakilan wartawan menilai komunikasi antara media dan kepolisian memiliki peran penting dalam memastikan informasi yang diterima masyarakat telah melalui proses verifikasi.

“Wartawan membutuhkan polisi sebagai narasumber untuk memvalidasi informasi yang kami dapatkan di lapangan.

Begitu juga sebaliknya, polisi membutuhkan media untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat. Jadi, sinergi ini memang saling membutuhkan,” ujar perwakilan wartawan.

Karhutla menjadi salah satu perhatian di Kabupaten Pasuruan sepanjang 2026, terutama di kawasan pegunungan dan sejumlah wilayah lainnya.

Kondisi musim kemarau menjadi salah satu faktor yang perlu diantisipasi karena dapat meningkatkan risiko kebakaran.

Melalui kegiatan PIRAMIDA, Polres Pasuruan berharap sinergi dengan insan pers semakin kuat.

Kepolisian dan media dapat bersama-sama mempercepat penyampaian informasi, meningkatkan edukasi, serta mendorong masyarakat berperan dalam mencegah karhutla.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekaligus membantu menekan risiko kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Pasuruan.(Red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *