11 Oktober 2026

BPJS Kesehatan Palembang Sinkronkan Data JKN dalam Program Cek Kesehatan Gratis

Keterangan foto: BPJS Kesehatan Palembang memperkuat sinkronisasi data JKN dalam Program Cek Kesehatan Gratis.

kawankitanews.web.id— BPJS Kesehatan Cabang Palembang memperkuat sinkronisasi data peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk mendukung pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat layanan kesehatan dan memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan secara tepat sasaran.

BPJS Kesehatan melakukan penguatan koordinasi tersebut melalui kegiatan Tracing Tuberkulosis (TB) Terintegrasi CKG di Puskesmas Sukarami, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Senin (24/8/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus dan Wakil Menteri Kesehatan Benyamin Paulus Octavianus.

Kehadiran kedua pejabat tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung integrasi program kesehatan dan data kependudukan.

Wamenkes Benyamin Paulus Octavianus menekankan perlunya sinkronisasi data kependudukan agar masyarakat tidak mengalami kendala ketika mengakses layanan kesehatan.

“Data Dukcapil harus sinkron agar ketika terhubung ke BPJS Kesehatan tidak menimbulkan kendala bagi masyarakat.

Karena itu, dalam kegiatan seperti ini perlu ada Dukcapil, Dinas Sosial, dan BPJS Kesehatan, terutama saat pengecekan data peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI),” kata Benyamin.

Menindaklanjuti hal tersebut, BPJS Kesehatan Cabang Palembang berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk memvalidasi data peserta JKN di lapangan.

Sinkronisasi data membantu petugas memastikan status kepesertaan masyarakat sekaligus menentukan tindak lanjut layanan kesehatan.

Proses tersebut mencakup penemuan kasus TB, pemeriksaan, diagnosis, pengobatan, hingga pemantauan terapi.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palembang Muhammad Fakhriza melalui Kepala Bagian Penjaminan Manfaat dan Utilisasi Syska Mayasari mengajak masyarakat memperbarui data kependudukan ketika terjadi perubahan.

“Validasi data peserta sangat penting. Kami mengedukasi masyarakat untuk segera melapor jika terdapat perubahan data,” ujar Syska.

BPJS Kesehatan juga menyediakan sejumlah kanal untuk memudahkan peserta melakukan administrasi dan memperbarui data.

Peserta dapat memanfaatkan WhatsApp PANDAWA di nomor 0811-8165-165, aplikasi Mobile JKN, maupun Loket BPJS Kesehatan di Mal Pelayanan Publik.

Melalui sinkronisasi data JKN dan data kependudukan, BPJS Kesehatan Palembang berharap pelaksanaan CKG dapat berjalan lebih efektif.

Integrasi tersebut juga mendukung upaya pemerintah menemukan kasus TB lebih awal sehingga masyarakat dapat segera memperoleh penanganan yang sesuai.

Sinergi BPJS Kesehatan, Dukcapil, Dinas Sosial, dan fasilitas kesehatan menjadi bagian penting dalam memastikan program kesehatan pemerintah menjangkau masyarakat secara cepat, tepat, dan berkelanjutan.(Kontributor Novi)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *