15 Agustus 2026

Bau Limbah SPPG Tulang Bawang Resahkan Warga, LSM KCBI Minta Penanganan

Keterangan foto: LSM KCBI menyoroti dugaan persoalan limbah SPPG Tulang Bawang yang dikeluhkan warga.

Kawankitanews.web.id  – Bau menyengat yang diduga berasal dari limbah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Desa Tulang Bawang, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten OKU Timur, dikeluhkan warga sekitar.

Lembaga Swadaya Masyarakat Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (LSM-KCBI) Perwakilan Sumatera Selatan menyoroti kondisi tersebut dan meminta pemerintah daerah segera melakukan pemeriksaan serta mengambil langkah penanganan.

Koordinator Wilayah Sumsel LSM-KCBI, Eri Widosen, C.Pfw., C.Mdf., C.Ftax, mengatakan pihaknya menerima keluhan warga terkait kondisi lingkungan di sekitar dapur SPPG. LSM-KCBI kemudian melakukan peninjauan langsung untuk melihat kondisi yang dilaporkan masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, LSM-KCBI menyebut menemukan dugaan persoalan pada pengelolaan limbah. Mereka menilai Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di lokasi tersebut tidak berfungsi secara optimal sehingga limbah cair dan sisa makanan diduga mengalir ke area sekitar.

LSM-KCBI juga menyebut limbah tersebut diduga mencapai lahan warga dan menimbulkan bau yang mengganggu aktivitas masyarakat. Kondisi itu, menurut mereka, perlu segera mendapat pemeriksaan dari instansi yang memiliki kewenangan.

“Ini bukan sekadar persoalan bau. Kami meminta pemerintah memeriksa sumber limbah dan memastikan pengelola SPPG menjalankan pengelolaan lingkungan serta sanitasi sesuai ketentuan,” ujar Eri.

Minta DLH Turun ke Lapangan

LSM-KCBI meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) OKU Timur segera menurunkan tim untuk memeriksa kondisi pengelolaan limbah SPPG Tulang Bawang.

Mereka juga mendorong DLH mengambil sampel air dan tanah jika pemeriksaan lapangan menemukan indikasi pencemaran. Selain itu, LSM-KCBI meminta pemerintah memeriksa kelengkapan dokumen lingkungan serta kondisi IPAL.

Menurut LSM-KCBI, pemerintah perlu memastikan setiap kegiatan pengolahan makanan memiliki sistem pengelolaan limbah yang memadai agar tidak mengganggu lingkungan dan masyarakat sekitar.

Dinkes Diminta Periksa Sanitasi

LSM-KCBI juga meminta Dinas Kesehatan OKU Timur memeriksa standar sanitasi dapur SPPG. Pemeriksaan tersebut mencakup kondisi kebersihan lingkungan, pengelolaan sisa makanan, serta sistem pembuangan limbah.

LSM-KCBI menilai pemeriksaan kesehatan dan sanitasi penting karena dapur SPPG menyiapkan makanan bagi penerima manfaat program MBG.

Selain DLH dan Dinkes, LSM-KCBI meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) OKU Timur mengambil langkah apabila pemeriksaan menemukan pelanggaran terhadap peraturan daerah.

LSM KCBI Beri Waktu Tindak Lanjut

LSM-KCBI menyatakan telah menyampaikan laporan dan desakan kepada DLH, Satpol PP, dan Dinkes OKU Timur pada 14 Agustus 2026.

Mereka memberikan waktu tiga hingga lima hari kerja kepada instansi terkait untuk memberikan respons dan melakukan pemeriksaan sesuai kewenangannya.

Eri menegaskan LSM-KCBI akan terus mengawal laporan tersebut sampai pemerintah memberikan kejelasan mengenai kondisi pengelolaan limbah SPPG Tulang Bawang.

“Kami ingin persoalan ini segera ditangani. Warga berhak mendapatkan lingkungan yang bersih dan sehat. Jika ada pelanggaran, pemerintah harus mengambil tindakan sesuai aturan,” tegasnya.

LSM-KCBI menyatakan akan mempertimbangkan langkah lebih lanjut apabila laporan tersebut tidak mendapat tindak lanjut dari instansi terkait.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari DLH, Satpol PP, maupun Dinkes OKU Timur mengenai laporan LSM-KCBI tersebut.(Kontributor c)

Berita Terkait

Menulis Dira Samosir Juara 1 Festival Karaoke Pop Aero Brew 2026, Persaingan 15 Finalis Berlangsung Ketat Deli Serdang – Dira Samosir berhasil meraih Juara 1 dalam Festival Karaoke Pop Aero Brew 2026 yang digelar di Aero Brew Coffee & Eatery, Deli Serdang. Kompetisi tersebut berlangsung meriah sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebanyak 15 finalis tampil dalam babak puncak dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan dewan juri serta para pengunjung. Para peserta tidak hanya mengandalkan kualitas vokal, tetapi juga menampilkan penguasaan panggung, ekspresi, penghayatan lagu, dan aksi yang mampu menghibur penonton. Panitia memberikan tantangan kepada seluruh finalis untuk membawakan dua lagu. Setiap peserta menyanyikan satu lagu nasional dan satu lagu bebas dari kategori pop Indonesia. Konsep tersebut membuat suasana final semakin semarak. Penonton ikut bernyanyi dan memberikan dukungan kepada para peserta yang tampil secara bergantian. Dira Samosir Raih Hadiah Rp2 Juta Setelah menilai seluruh penampilan, dewan juri menetapkan Dira Samosir sebagai Juara 1. Dira berhak memperoleh hadiah uang tunai sebesar Rp2 juta. Benyamin Netanya Adu menempati posisi Juara 2 dan menerima hadiah Rp1,5 juta. Sementara itu, Lolita Amanda Siregar meraih Juara 3 dengan hadiah Rp1 juta. Panitia juga menetapkan tiga pemenang kategori harapan. Sari Silangit meraih Harapan 1 dengan hadiah Rp500 ribu, Rikardo Sirait memperoleh Harapan 2 dengan hadiah Rp300 ribu, sedangkan Ahmad Syahputra Parinduri meraih Harapan 3 dengan hadiah Rp150 ribu. Selain hadiah uang tunai, khusus Juara 1, 2, dan 3, panitia memberikan trofi, piagam penghargaan, serta voucher makan gratis bersama keluarga di Aero Brew. Penampilan Finalis Buat Juri Bekerja Ekstra Persaingan 15 finalis berlangsung ketat. Setiap peserta memberikan penampilan maksimal sehingga dewan juri harus melakukan penilaian secara cermat untuk menentukan para pemenang. AS Tanjung, Ketua Prabu Centre 08 Sumut yang juga menjadi bagian dari Owner Aero Brew, mengapresiasi penampilan seluruh finalis. Ia menilai para peserta telah memberikan hiburan yang berkualitas kepada masyarakat. “Saya sangat puas melihat penampilan seluruh peserta malam ini. Mereka tampil luar biasa dan memberikan hiburan yang sangat baik kepada masyarakat,” ujar AS Tanjung. Menurutnya, kualitas para finalis membuat proses penentuan pemenang berlangsung cukup sulit. Ia pun menyatakan pihaknya siap menggelar kembali festival tersebut tahun depan dengan konsep yang lebih besar. “Insyaallah tahun depan kita buat lagi. Tentunya harus lebih seru, lebih meriah dan lebih besar. Hadiahnya juga akan kita upayakan lebih besar lagi,” katanya. Aero Brew Beri Ruang bagi Bakat Masyarakat Owner Aero Brew, Imam Ritonga, menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, juri, dan pengunjung yang ikut menyukseskan Festival Karaoke Pop Aero Brew 2026. Imam mengatakan pihaknya tidak hanya menjadikan kegiatan tersebut sebagai ajang mencari juara. Aero Brew juga ingin menyediakan ruang bagi masyarakat untuk menyalurkan bakat dan kreativitas. “Bagi kami, semuanya adalah pemenang karena sudah berani tampil dan menunjukkan bakat di atas panggung,” ujar Imam. Ia berharap Aero Brew dapat terus menjadi tempat masyarakat berkumpul, berkarya, dan menampilkan berbagai kreativitas. Panitia: Festival Bukan Sekadar Kompetisi Ketua IWO Deli Serdang sekaligus panitia kegiatan, Rio S Lubis, mengatakan pihaknya sejak awal merancang Festival Karaoke Pop Aero Brew sebagai kegiatan yang menggabungkan kompetisi dan hiburan. “Ini bukan sekadar lomba mencari siapa yang menjadi juara. Kami ingin memberikan ruang kepada masyarakat, khususnya para pecinta musik dan penyanyi berbakat, untuk tampil, berkompetisi secara sehat dan mendapatkan pengalaman,” kata Rio. Rio mengapresiasi seluruh peserta yang mengikuti rangkaian kompetisi hingga babak final. Ia juga menyebut penampilan 15 finalis berhasil menciptakan suasana yang meriah. Menurut Rio, kehadiran lagu nasional dalam babak final turut memperkuat semangat kemerdekaan dalam kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Iman Nur Rambe, Heru Winarto, Siti, dan Ahmad Husein Pasaribu yang ikut membantu persiapan hingga pelaksanaan acara. Giveaway Tambah Semarak Malam Final Panitia juga menghadirkan giveaway bagi pengunjung dan kontestan. Pengunjung memilih kontestan terheboh berdasarkan kemampuan peserta dalam menghidupkan suasana dan menghibur penonton. Sejumlah pengunjung turut memperoleh hadiah giveaway sehingga acara tidak hanya memberikan penghargaan kepada para pemenang, tetapi juga menghadirkan hiburan dan kebersamaan bagi masyarakat yang hadir. Festival Karaoke Pop Aero Brew 2026 akhirnya menjadi bagian dari semarak menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dira Samosir berhasil membawa pulang gelar Juara 1 setelah melewati persaingan ketat bersama 14 finalis lainnya. Sementara itu, panitia berharap festival tersebut dapat kembali hadir tahun depan dengan peserta lebih banyak, konsep lebih besar, serta hadiah yang semakin menarik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *