12 Agustus 2026

Suara Merdeka Jatim Tegaskan Peran Media sebagai Penjaga Akurasi Informasi

Suara Merdeka Jatim menegaskan komitmen menjaga akurasi informasi.

kawankitanews.web.id – Suara Merdeka Jawa Timur menegaskan komitmennya menjaga akurasi dan kredibilitas informasi di tengah derasnya arus berita digital. Media tidak hanya dituntut menyampaikan informasi dengan cepat, tetapi juga harus memastikan setiap berita memiliki data dan konteks yang jelas.

Komitmen tersebut mengemuka dalam tasyakuran dan doa bersama memperingati dua tahun Suara Merdeka Surabaya dan satu tahun Suara Merdeka Jawa Timur di Museum Bank Indonesia atau De Javasche Bank Surabaya, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Inspirasi, Akurasi, Literasi”. Tema ini menggambarkan semangat Suara Merdeka untuk terus menghadirkan pemberitaan yang memberikan manfaat sekaligus membantu masyarakat memahami berbagai persoalan secara lebih utuh.

Redaktur Suara Merdeka Jatim, Andika Ismawan, mengatakan perjalanan Suara Merdeka Surabaya dan Suara Merdeka Jawa Timur tidak lepas dari berbagai tantangan. Perubahan pola konsumsi informasi membuat media harus terus menjaga objektivitas dan kredibilitas.

“Alhamdulillah, Suara Merdeka Surabaya genap berusia dua tahun, Suara Merdeka Jawa Timur satu tahun. Perjalanan panjang dan tak semudah dibayangkan, kami menjaga objektivitas dan kredibilitas pemberitaan,” kata Andika.

Media Harus Jaga Akurasi
Andika menjelaskan tema “Inspirasi, Akurasi, Literasi” mencerminkan tiga aspek penting dalam kerja jurnalistik.

Media dapat memberikan inspirasi melalui pemberitaan, menjaga akurasi melalui verifikasi data, dan memperkuat literasi masyarakat melalui informasi yang memiliki konteks.

Ia menilai media memiliki tanggung jawab besar sebagai salah satu pilar demokrasi. Karena itu, jurnalis harus menyajikan informasi berdasarkan data yang akurat dan dapat dipertanggung jawabkan.

Menurut Andika, media juga perlu hadir bersama masyarakat untuk membangun diskursus yang sehat. Informasi yang akurat dapat membantu masyarakat melihat sebuah persoalan secara lebih objektif.

Media Jadi Penyeimbang Informasi
Kepala Divisi Implementasi SP, Pengawasan SP PUR & Perlindungan Konsumen Bank Indonesia Jawa Timur, Christovenny, menilai media memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan informasi di tengah perkembangan digital.

“Media hadir sebagai penyeimbang narasi, menjaga persepsi masyarakat untuk tetap optimis. Pendorong inovasi di era digital,” jelas Christovenny.

Ia mengatakan Bank Indonesia memandang media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, khususnya terkait perkembangan ekonomi.

“Bagi Bank Indonesia, kami bergandengan dengan media, menjadi mitra strategis. Bersama mengawal pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata Christovenny.

Christovenny berharap Suara Merdeka terus mengembangkan inovasi sekaligus konsisten mencerdaskan masyarakat melalui pemberitaan yang berkualitas.

Arus Informasi Digital Semakin Cepat
Konsul Jenderal Australia Surabaya, Glen Askew, turut menyoroti tantangan yang dihadapi media di tengah derasnya arus informasi digital.

Menurut Glen, masyarakat kini menerima informasi melalui berbagai kanal dalam waktu yang sangat cepat. Kondisi tersebut membuat media yang mampu menyajikan informasi berkualitas semakin dibutuhkan.

“Media yang baik sangat sulit dijangkau. Arus informasi bergerak sangat cepat. Bagi kami, Suara Merdeka telah jadi bagian tersebut,” jelas Glen.

Ia berharap Suara Merdeka terus berkembang dan mampu memahami berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat,Pengguna Internet Terus Bertambah

Asisten 1 Setda Provinsi Jawa Timur Imam Hidayat juga menyoroti tingginya penggunaan internet di Indonesia dan Jawa Timur.

Ia menyebut data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menunjukkan jumlah pengguna internet Indonesia mencapai 235 juta orang dengan penetrasi 81,7 persen.

Jawa Timur mencatat penetrasi internet sekitar 84 persen,
“Hal ini menegaskan Jawa Timur masyarakatnya adaptif dan melek digital. Juga melek komunikasi,” kata Imam Hidayat.

Menurutnya, tingginya penetrasi internet membuka akses informasi yang semakin luas bagi masyarakat. Namun, kondisi tersebut sekaligus menuntut media meningkatkan kualitas pemberitaan agar masyarakat tidak hanya mendapatkan informasi cepat, tetapi juga memperoleh informasi yang akurat dan memiliki konteks.

Imam berharap Suara Merdeka terus memperkuat perannya dalam ekosistem informasi Jawa Timur.

Ia juga mendorong media memperkuat kolaborasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah daerah.

“Dengan adanya Suara Merdeka, nafas pemberitaan diharapkan menghasilkan output yang optimal. Memperkuat kolaborasi terhadap pemerintah provinsi maupun daerah,” tutup Imam.

Peringatan dua tahun Suara Merdeka Surabaya dan satu tahun Suara Merdeka Jawa Timur menjadi momentum untuk memperkuat komitmen menjaga kepercayaan publik.

Di tengah derasnya arus informasi digital, media menghadapi tantangan untuk tidak sekadar menjadi pihak yang paling cepat menyampaikan berita.

Media juga harus mampu memeriksa fakta, menghadirkan data, memberikan konteks, dan membantu masyarakat memahami persoalan secara lebih utuh.

Melalui semangat “Inspirasi, Akurasi, Literasi”, Suara Merdeka Jatim menegaskan peran media sebagai penjaga akurasi informasi sekaligus mitra masyarakat dalam membangun ekosistem informasi yang sehat dan berkualitas.(Red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *