11 Agustus 2026

Menag Nasaruddin Ungkap Kerukunan Antarumat Jadi Fondasi Kemajuan Kalimantan Selatan

Menag Nasaruddin Umar menekankan pentingnya kerukunan antarumat di Kalsel.

Kawankitanews.web.id – Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA menegaskan kerukunan antarumat beragama menjadi fondasi penting untuk mendorong kemajuan Kalimantan Selatan. Ia menilai masyarakat perlu menjaga persatuan agar potensi daerah dapat berkembang secara optimal.

Nasaruddin menyampaikan hal tersebut saat melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan, Minggu (9/8/2026). Dalam kunjungan itu, Menag mengikuti sejumlah agenda, termasuk pertemuan dengan tokoh lintas agama dan jajaran Kementerian Agama se-Kalimantan di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin.

Menag kemudian menghadiri Tabligh Akbar di Masjid Raya Sabilal Muhtadin. Dalam agenda tersebut, ia juga melantik pengurus Ikatan Alumni Al-Azhar Indonesia (IAEI) Kalimantan Selatan dan Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Kalimantan Selatan.

Dalam pertemuan lintas agama, Nasaruddin mengapresiasi kondisi kerukunan yang terjaga di Kalimantan Selatan. Ia melihat masyarakat mampu membangun persatuan meskipun memiliki latar belakang etnis dan agama yang beragam.

“Kalimantan terutama Kalimantan Selatan adalah provinsi yang multi etnis, tetapi persatuan antar etnis, antar umat beragama kompak, baik sesama pemerintah maupun masyarakat,” ujar Nasaruddin.

Menurut Nasaruddin, kerukunan tidak hanya menjaga kehidupan sosial, tetapi juga menjadi modal penting untuk menggerakkan pembangunan daerah. Ia meyakini masyarakat yang hidup rukun dapat menciptakan suasana yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan.

“Dengan demikian, maka langit akan membuka rezekinya. Itu keyakinan kita sebagai umat beragama,” katanya.

Nasaruddin juga melihat Kalimantan memiliki potensi besar untuk berkembang. Ia menyebut sektor pertanian dan perdagangan sebagai sejumlah bidang yang dapat terus dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menilai masyarakat perlu menjaga kerukunan agar potensi tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal.

“Daerah Kalimantan ini sangat subur, baik itu melalui intensitas pertanian, perdagangan dan lainnya. Itu bisa terwujud kalau kerukunan antar sesama,” ujarnya.

Nasaruddin berharap kondisi harmonis yang selama ini terjaga di Kalimantan Selatan terus dipertahankan. Ia meminta tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat memperkuat komunikasi serta menghindari berbagai hal yang dapat memicu konflik antar umat.

“Pesan saya dari hasil pertemuan tadi, di mana antar umat beragama ini adalah sesuatu yang harus dijaga dan harus kompak,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa perbedaan dalam kehidupan masyarakat merupakan hal yang wajar. Namun, perbedaan tersebut harus dikelola melalui komunikasi dan sikap saling menghormati agar tidak berkembang menjadi konflik.

Menurut Nasaruddin, gangguan terhadap hubungan antarumat beragama dapat menimbulkan persoalan yang lebih besar apabila masyarakat tidak segera mengantisipasinya.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat di Kalimantan Selatan menjaga persatuan dan memperkuat semangat kebersamaan. Kerukunan yang terjaga akan membantu pemerintah dan masyarakat menjalankan pembangunan secara lebih efektif.

Melalui kunjungan kerja tersebut, Menag Nasaruddin juga mendorong jajaran Kementerian Agama di seluruh wilayah Kalimantan untuk terus memperkuat pembinaan kehidupan beragama. Pemerintah bersama tokoh agama diharapkan menjadi bagian penting dalam menjaga suasana damai dan harmonis.

Nasaruddin optimistis Kalimantan Selatan dapat mencapai berbagai target pembangunan apabila masyarakat mempertahankan kerukunan. Menurutnya, persatuan menjadi modal sosial yang penting untuk mengembangkan potensi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan kerukunan antar umat yang terus terjaga, Kalimantan Selatan diharapkan mampu tumbuh sebagai daerah yang aman, harmonis, produktif, dan semakin maju.(Herman) i7

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *