kawankitanews.web.id /TNI melalui Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur di pedesaan.
Salah satu kegiatan fisik yang tengah dikerjakan adalah pembangunan talud sepanjang 150 meter di jalur TMMD Desa Puro, Kecamatan Sidoharjo.
Pembangunan talud ini dilakukan untuk mencegah terjadinya longsor dan erosi tanah yang dapat merusak jalan cor desa yang sedang dibangun.
Struktur penahan tanah tersebut dipasang di sisi kiri dan kanan jalan sebagai penguat kontur tanah agar tidak mudah tergerus aliran air irigasi.
Pasiter Kodim 0725/Sragen, Kapten Kav Anang, menjelaskan bahwa pembangunan talud menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan infrastruktur jalan desa yang sedang dikerjakan dalam program TMMD.
“Kami membangun talud sepanjang 150 meter di sisi kanan dan kiri jalan sebagai penahan longsor dan erosi. Kedalaman talud sekitar 1 meter,” ujarnya, Sabtu (25/04/2026).
Ia menambahkan bahwa kondisi tanah di lokasi tergolong rawan erosi karena memiliki struktur yang kurang stabil,
terutama jenis tanah berpasir dan lanau (silt) yang mudah tergerus air.
Jika tidak diperkuat dengan talud, jalan cor yang dibangun berpotensi cepat mengalami kerusakan.
Sementara itu, warga Desa Puro menyambut baik pembangunan tersebut.
Suwarno, salah satu warga, mengatakan bahwa usulan pembangunan talud berasal dari para petani yang terdampak langsung oleh erosi di wilayah tersebut.
“Kami para petani mengusulkan agar dibuatkan talud, dan alhamdulillah sudah ditindaklanjuti oleh Kodim Sragen,” ungkapnya.
Ia berharap pembangunan talud ini dapat memberikan manfaat jangka panjang, terutama dalam menjaga akses jalan desa agar tetap aman dan bisa digunakan untuk mendukung aktivitas pertanian.
Program TMMD ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat sinergi TNI dengan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan di wilayah pedesaan.(Red)

