10 Oktober 2026

Babinsa Wonosegoro Turun ke Desa Guwo, Pantau Dampak Kemarau dan Keluhan Warga

Babinsa Wonosegoro berdialog dengan warga Desa Guwo di tengah kemarau.

kawankitanews.web.id – Babinsa Koramil 17/Wonosegoro Kodim 0724/Boyolali Sertu Ali Mufid turun langsung ke Desa Guwo, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, untuk memantau kondisi warga di tengah kemarau yang masih berlangsung. Ia juga menyerap berbagai keluhan masyarakat terkait dampak musim kemarau.

Sertu Ali Mufid mengunjungi warga di Dukuh Klampok, Desa Guwo, Minggu (6/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, Babinsa menggelar komunikasi sosial (Komsos) dengan berdialog langsung bersama masyarakat.

Melalui dialog tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang mereka hadapi selama musim kemarau. Keterbatasan ketersediaan air menjadi salah satu keluhan yang mendapat perhatian.

Kemarau yang berlangsung cukup panjang turut memengaruhi aktivitas warga. Masyarakat membutuhkan air untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, ternak, hingga kegiatan pertanian.

Babinsa Ajak Warga Hemat Air

Sertu Ali Mufid mengajak warga menggunakan air secara bijak. Ia meminta masyarakat memprioritaskan kebutuhan utama dan menghindari pemborosan air selama kondisi kemarau masih berlangsung.

“Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat, terlebih saat warga menghadapi kesulitan akibat kondisi musim kemarau. Dengan mendengar langsung keluhan warga, kita dapat mengetahui permasalahan yang terjadi di lapangan dan bersama-sama mencari solusi,” ujar Sertu Ali Mufid.

Selain mengantisipasi persoalan air, Babinsa juga mengingatkan warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Cuaca panas dan lingkungan yang kering dapat meningkatkan risiko kebakaran lahan maupun permukiman.

Sertu Ali Mufid meminta warga tidak melakukan pembakaran secara sembarangan. Ia juga mengajak masyarakat menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Perkuat Komunikasi dengan Warga

Kegiatan Komsos tersebut sekaligus memperkuat hubungan Babinsa dengan masyarakat. Sertu Ali Mufid memanfaatkan komunikasi langsung untuk mengetahui perkembangan kondisi wilayah dan persoalan yang warga hadapi.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mendorong warga memperkuat semangat gotong royong. Masyarakat dapat bersama-sama mencari langkah menghadapi berbagai dampak kemarau, terutama keterbatasan air dan ancaman kebakaran.

Melalui pemantauan secara langsung, Babinsa juga dapat menyampaikan kondisi masyarakat kepada pihak terkait apabila membutuhkan penanganan lebih lanjut. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan dan kepedulian sosial di wilayah binaan.

(Red)

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *